Sabtu, 24 Januari 2026

Imma'ah adalah orang yang tidak punya pendirian dan tekad; ia mengikuti pendapat siapa pun dan tidak teguh di atas sesuatu (kebenaran)."


https://dorar.net/hadith/sharh/150267
Dalam riwayat ini, Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: 'Jadilah engkau seorang yang berilmu (alim) atau orang yang menuntut ilmu (muta'allim).'
Artinya: Seseorang dalam agama ini wajib menjadi salah satu dari dua pilihan; entah menjadi orang yang berilmu tentang agamanya, yang menyibukkan diri dengan menyebarkan ilmu tersebut serta memberi nasihat kepada orang lain, atau menjadi seorang penuntut ilmu yang berusaha memahami perkara-perkara penting dalam urusan agamanya. Dalam hal itu, rujukan utamanya adalah Kalamullah (Al-Qur'an) dan sabda Nabi-Nya ﷺ, yaitu Sunnah beliau yang mulia.
'Dan janganlah engkau menjadi seorang Imma'ah (pengekor) di antara keduanya.'
Artinya: Janganlah engkau menjadi golongan orang yang berpendapat hanya berdasarkan opini mereka tanpa landasan ilmu atau dalil syar'i yang menjadi dasar ucapan atau ijtihadnya.
Dikatakan pula: Imma'ah adalah orang yang sekadar ikut-ikutan (taklid) kepada orang lain tanpa kesadaran syar'i. Maka, Imma'ah adalah orang yang tidak punya pendirian dan tekad; ia mengikuti pendapat siapa pun dan tidak teguh di atas sesuatu (kebenaran)."