Minggu, 07 Juni 2026

Jangan dikira harga emas itu stabil. Dia fluktuatif, volatil, dan terdampak berbagai isu, sentimen dan regulasi domestik dan global.

Pada 30 januari kemarin, harga emas ANTAM menyentuh 3,4 juta rupiah per gram, lalu terjadi koreksi dan konsolidasi harga. 

Saat ini harga emas ANTAM berada pada posisi 2,8 juta / gram.

Artinya bagi yg beli emas pada 30 Januari senilai 100 juta, misalnya, maka nilainya saat ini -17,64%, yaitu 82,36 juta. (Minus 17,64 juta😬) 

Jangan dikira harga emas itu stabil. Dia fluktuatif, volatil, dan terdampak berbagai isu, sentimen dan regulasi domestik dan global. 

Investasi di instrument apapun (tentu saja yg halal), selama niatnya untuk jangka panjang dan menggunakan uang dingin, InsyaAllah tetap menguntungkan. Dengan syarat FUNDAMENTAL kokoh dan value wajar.

Darmagandhul : Jawanisasi atau Kristenisasi (2)

Darmagandhul : Jawanisasi atau Kristenisasi (2)

Ada dua tulisan tentang Darmagandhul yang saya baca. Pertama karya Damar Sasangka, karena komplit, ada teks jawa, terjemahan dan juga tafsir penulisnya. 

Kemudian yang kedua adalah Tesis ustadz Susiyanto di UMS Surakarta, Misi Kristen dan Orientalisme dalam serat Darmagandhul yang gamblang menjelaskan motif penulisan Darmgandhul.

Dalam penelaahan ustadz Susiyanto, Darmagandhul ini ditulis menggunakan nama alias, bukan nama sungguhan, yakni Ki Kalam Wadi dengan tahun penulisan tercermin dalam sengkalan "Wuk Guna Ngesti Nata."

Wuk Guna Ngesti Nata itu menunjukkan angka 1830 tahun Jawa atau kalau dikonversi ke tahun Masehi yaitu di tahun 1887/1888 Masehi.

Nah, apa yang terjadi pada tahun itu ?
Ustadz Susiyanto mengutip temuan Karel Steenbrink yakni surat Snouck Hurgronje kepada seorang tokoh Partai Kristen Belanda, Holle yang bertanggal 28 Januari 1889. 

Surat tersebut dibuat Snouck sebelum kedatangannya ke Hindia Belanda. Dalam surat tersebut, Snouck menyetujui pemikiran Holle, bahwa Islam adalah bahaya yang sangat besar bagi pemerintah kolonial. Dia menyetujui satu usul Holle, yaitu usaha Kristenisasi daerah yang masih animis, walaupun hal ini harus dilakukan secara tidak langsung dengan sokongan nyata dari pemerintah.

Selain dari Holle, riwayat hidup Sadrach juga bisa kita pantengin. Sadrach lahir tahun 1835 M, dibaptis pada tahun 1867 di usia 32 tahun dan mati pada tahun 1924 M di usia 89 tahun. Berarti tahun ditulisnya Darmagandhul itu berada pada puncak misionarisme Sadrach.

Pandangan yang menyebut Darmagandhul ditulis Ranggawarito jelas tertolak karena Ranggawarito meninggal pada tahun pada tahun 1873 M.

Juga pendapat yang menyatakan Darmagndhul ditulis oleh Kyai Tunggul Wulung, misionaris Kristen pendiri desa Bondo juga tertolak, karena Tunggul Wulung meninggal 29 April 1885.

Selain itu, pasca Darmagandhul, partai-partai konservatif di Belanda memang mencanangkan gerakan Kristenisasi Nusantara. 

De Kerstening van Indië blijve roeping van het Christenvolk in het moederland, maar vinde, alsook uit staatkundig en maatschappelijk oogpunt van overwegend belang, bij de koloniale Regeering, tegemoitkoming, beide in het verleenen van volle vrijheid en in het geldelijk steunen van onderwijs en krankenvenpleging.

Pengkristenan Nusantara tetap merupakan panggilan rakyat Kristen Eropa (Belanda), yang jika ditinjau dari segi kenegaraan maupun kemasyarakatan adalah juga sangat penting. Maka dari itu, pemerintah kolonial harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya dan tunjangan keuangan dalam melakukan pendidikan dan perawatan (misi).

Demikian politik Kristenisasi yang dikutip oleh ustad Muhammad Isa Anshory, dalam tesisnya di UMS juga.

Nah apakah pandangan ini tercermin dalam teks-teks yang ada dalam Darmagandhul ? Kita kutip pelan-pelan dalam serial berikutnya.
https://www.facebook.com/share/p/1Cm1njgTsU/

kenaikan harga karena kedzaliman hamba , dan penurunan harga disebabkan kebaikan hamba semua itu dikarenakan penciptaan Allah semata

Dan ketika itu: maka mahalnya (harga) disebabkan oleh kenaikan harga, dan murahnya (harga) disebabkan oleh penurunannya. Keduanya termasuk di antara sekian banyak kejadian yang tidak ada penciptanya melainkan Allah semata. Tidak ada sesuatu pun dari kejadian tersebut yang terjadi melainkan dengan kehendak dan kekuasaan-Nya.
Akan tetapi, Dia—Maha Suci Dia—telah menjadikan sebagian perbuatan hamba-hamba-Nya sebagai sebab bagi sebagian kejadian lainnya. Sebagaimana Dia menjadikan tindakan pembunuhan oleh seorang pembunuh sebagai sebab kematian orang yang dibunuh. Dan Dia menjadikan kenaikan harga terkadang disebabkan oleh kezaliman para hamba, sedangkan penurunannya terkadang disebabkan oleh kebaikan (ihsan) sebagian manusia,"
Syaikhul islam ibnu taimiyah

Sabtu, 06 Juni 2026

Bershalawat Kepada Nabi ﷺ sebelum Memanjatkan Do'a*

*Bershalawat Kepada Nabi ﷺ sebelum Memanjatkan Do'a*

Bershalawat saat akan memanjatkan doa disebutkan dalam hadits Fudholah bin ‘Ubaid, 
ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang memanjatkan doa dalam shalatnya, lalu ia tidak memanjatkan shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pun berkata, “Orang ini terlalu tergesa-gesa dalam doanya.” Kemudian beliau memanggilnya lalu menegurnya atau mengatakan kepada lainnya, “Jika salah seorang di antara kalian berdoa, maka mulailah dengan memuji Allah, menyanjung-Nya, lalu bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mintalah doa yang diinginkan.” 
(HR. Al-musnad (6/18), Sunan Abu Daud, no. 1481. Syaikh Al Albani menilai hadits ini shahih dalam kitab Shahih Al-Jami’ no. 648)

Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan bahwa ada tiga tingkatan dalam bershalawat saat berdo’a:
- Bershalawat sebelum memanjatkan doa setelah memuji Allah.
- Bershalawat di awal, pertengahan dan akhir doa.
- Bershalawat di awal dan di akhir, lalu menjadikan hajat yang diminta di pertengahan doa.

Ibnul Qayyim rahimahullah menyatakan pula bahwa membaca shalawat pada saat berdoa, kedudukannya seperti membaca Al-Fatihah dalam shalat. 
فمفتاح الدعاء الصلاة على النبي صلى الله عليه وسلم كما أنّ مفتاح الصلاة الطهور
“Maka pembuka doa adalah shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Untuk shalat, pembukanya adalah dengan bersuci”.

[Kitab Fiqhu Al-'Adiyyah Wa Al-Adzkar, Syaikh Abdul Razzaq bin Abdil Muhsin Al-Badr, hal. 434 ]

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

✓ Boleh di share seluasnya tanpa mengurangi isi tulisan.
AAAA

Hakikat Tawakal

Hakikat Tawakal

Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr hafizhahullah berkata:

وحقيقة التوكل هو عمل القلب وعبوديته اعتماداً على الله وثقةً به والتجاءً إليه وتفويضاً إليه ورضا بما يقضيه له ؛ لعلمه بكفايته سبحانه وحسن اختياره لعبده إذا فوَّض إليه أموره ، مع قيامه بالأسباب المأمور بها واجتهاده في تحصيلها . هذه هي حقيقة التوكل : اعتمادٌ على الله وحده لا شريك له مع فعل الأسباب المأمور بها والقيام بها دون تعدٍّ إلى فعل سببٍ غير مأمور أو سلوك طريق غير مشروع 

“Hakikat tawakal adalah amalan hati dan bentuk penghambaan hati kepada Allah, yaitu dengan bersandar kepada-Nya, percaya penuh kepada-Nya, berlindung dan kembali kepada-Nya, menyerahkan segala urusan kepada-Nya, serta ridha terhadap apa yang Dia tetapkan untuknya. Hal itu karena ia mengetahui bahwa Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi telah mencukupinya, dan bahwa pilihan Allah untuk hamba-Nya adalah pilihan yang terbaik ketika hamba tersebut menyerahkan urusannya kepada-Nya.

Namun, hal itu tetap disertai dengan menempuh sebab-sebab yang diperintahkan dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkannya.

Inilah hakikat tawakal: bersandar hanya kepada Allah semata, tanpa sekutu bagi-Nya, disertai dengan melakukan sebab-sebab yang diperintahkan dan menjalankannya, tanpa melampaui batas dengan menempuh sebab yang tidak diperintahkan atau menempuh jalan yang tidak disyariatkan.”

Sumber: https://al-badr.net/muqolat/2489
Ustadz muadz mukhadasin

Darmogandhul, Jawanisasi atau Kristenisasi ? Part. 1

Darmogandhul, Jawanisasi atau Kristenisasi ? Part. 1

Tegese nami Sarengat/yen sare ngadeg kang wadi/kakekate sami apti/ngaben kanang wewadi/kedah rujuk estri jalu/makripat ngretos wikan/sarak sarat laki rabi/ngaben ala den ideni yayah rena. 

Yang dimaksud sarengat, jikalau tidur (sare) berdiri kemaluannya (njengat), tarekat mengajak istri untuk melakukan senggama (taren : meminta perstujuan/kakekat sama-sama ingin/untuk mengadu kemaluan, dan keduanya setuju melakukan/ makripat artinya tahu dan paham syarat-syarat untuk menikah/mengadu hal yang tabu agar direstui ayah dan ibu (hal. 351) 

Oleh Damar Sasangka pengajaran Sunan Kalijaga kepada prabu Brawijaya V ini adalah uraian spiritual tasawuf yang dipadu dengan ajaran tantra yang melambangkan ruh sebagai lingga dan kesadaran akan ruh sebagai yoni. 

Namun benarkah sesophisticated itu Dadmogandhul ? 

Prof. dr. H.M. Rasyidi, mantan Menteri Agama (Pertama) Indonesia, punya pandangan lain tentang hal ini. Darmogandhul dibuat untuk melakukan dekonstruksi atas keluhuran Islam dengan metode othak-athik gathuk ala Jawa dimana konsep kunci dalam Islam diasosiasikan dengan hal-hal yang bersifat cabul. 

Sadat Sarengat, yen sare wadine njengat (Syahadat dan Syari'at itu artinya kalau tidur (sare) kemaluannya njengat), tarekat, taren kang estri (mengajak bersetubuh). 

Pada buku Islam dan Kebatinan, pak Rasyidi mengutip salah satu bagian lain dari Darmogandhul

Dallikal, yen turu nyengkal kang wadi, tegesipun kitabulla, natap mlebu ala wadi, tegese rahabapi, rahaba kang gawe sampur, hudan lil muttakina, yen wis wuda jalu estri, den mutena jroning ala-jroning ala (Darmagandhul).

(Dzalikal : jika tidur kemaluannya nyengkal (bangkit), kitabu la, kemaluan lelaki masuk di kemaluan perempuan dengan tergesa-gesa, raiba fihi : perempuan yang pakai kain, hudan : telanjang (wuda), lil muttaqien : sesudah telanjang, kemaluan lelaki termuat dalam kemaluan wanita. 

(diterjemahkan oleh Prof. Dr. H.M. Rasyidi dalam Islam dan Kebatinan, hal. 17) 

Muatan kristenisa nampak pada bagian dimana Darmogandhul meramalkan bahwa di masa yang akan datang bangsa Jawa akan meninggalkan Islam untuk memeluk agama Kristen (agama kawruh). 

Terkait penerjemahan secara cabul, dalam budaya keagamaan masyarakat Kristen Barat memang ada pentradisian olok-olok terhadap lawan teologinya. 

Misal kalau kita runut, sebutan Maometto dalam Satanic Versesnya Salman Rushdie. Nama itu dimunculkan oleh Dante saat menyebut Nabi Muhammad dalam La Diviana Comedia. 

Dalam pandangan Dante, neraka itu ada sepuluh lapis. Lapis pertama, permukaan siksanya paling ringan, dan lapis kesepuluh paling berat. 

Di lapisan paling bawah, diperuntukkan bagi Iblis, sedangkan Maometto ada di lapisan ke sembilan, satu tingkat di atas Iblis. 

Hal ini dikarenakan Maometto menyebarkan perpecahan dalam dunia Kristen. Sehingga ia dihukum dengan cara digergaji tubunya dari anus sampai kepala terus menerus. 

Pandangan Dante ini muncul karena pada masa itu, dalam pandangan Kristen Barat, Islam adalah sebuah sekte Kristen yang sesat. 

Nah makanya jangan heran, bila di belakang kaum rahayu yang sangat anti Arab dan Islam itu, aslinya mereka bukan bicara atas nama budaya Jawa tapi lebih didorong kepentingan keberhasilan penginjilan. 

Penjelasan lanjutan, akan kita kupas di edisi berikutnya.

Sumber :
Darmagandhul, Kisah Kehancuran Jawa dan Ajaran-Ajaran Rahasia, Damar Sasangka
Islam dan Kebatinan, HM. Rasyidi
Orientalisme, Erdward Said
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0dhdXW8axW6CW2RMgAJPpwco3TcmqVARcqUuyNy386Y6MU9ubFjgBWh6pXy5jWYDGl&id=1063249772&mibextid=Nif5oz
Arif wibowo

orang yg berpoligami itu ada 4 type