Selasa, 03 Maret 2026

Beberapa fakta yang harus anda ketahui:

🖋Beberapa fakta yang harus anda ketahui:

📚1) Mayoritas penganut Syi'ah hari ini berada di atas sekte Imamiyah Itsna 'Asyariyah. Hal ini disebutkan oleh Syaikh Dr. Nashir al-Qifari di catatan kaki kitab beliau "Maqalat Firaq" ketika membahas Syi'ah. Sebagaimana kita ketahui Itsna Asyariyah merupakan Rafidhah ekstrim yang memiliki berbagai aqidah menyimpang seperti mengkafirkan sahabat, meyakini al-Qur'an telah diselewengkan, raj'ah, imamah, 'ishmah, taqiyah, bada', ghaibah, dan sebagainya. Dari sekte ini lah lahir sekte-sekte Bathiniyah seperti Nushairiyah, Babiyah & Baha'iyah.

📚2) Para ulama mengkafirkan Rafidhah atas dasar keyakinan kufur yang mereka anut. Imam Ahmad ditanya perihal orang yang mencela Abu Bakar,  Umar dan Aisyah, lalu beliau menjawab: 

ما أراه على الإسلام

"Saya tidak berpendapat ia berada di atas Islam." [As-Sunnah karya al-Khallal: 2/557]

Mulla Ali al-Qari mengatakan:

وأما من سب أحدا من الصحابة فهو فاسق ومبتدع بالإجماع إلا إذا اعتقد أنه مباح كما عليه بعض الشيعة وأصحابهم، أو يترتب عليه ثواب كما هو دأب كلامهم أو اعتقد كفر الصحابة وأهل السنة فإنه كافر بالإجماع

"Adapun siapa yang mencela seseorang dari kalangan sahabat maka ia fasiq dan mubtadi' menurut kesepakatan ulama. Kecuali ia meyakini bahwa mencela sahabat hukumnya mubah sebagaimana yang terjadi pada sebagian Syi'ah serta konco-konco mereka, atau -meyakini- adanya pahala -atas perbuatan tersebut- sebagaimana ini realita perkataan mereka, atau meyakini kafirnya para sahabat dan Ahlussunnah maka ia kafir menurut kesepakatan para ulama." [Syatmul Awaridh fi Dzammir Rawafidh: hal. 28]

Syaikh Utsaimin ditanya mengenai hukum atas Itsna Asyariyah maka beliau menjawab: "Siapa yang meragukan kekufuran Itsna Asyariyah? Hanya saja kita tidak terang-terangan menyatakannya karena takut terjadi fitnah." [Maqalat Firaq: hal. 251]

📚3) Bahwa Rafidhah sangat berhubungan dekat dengan sekte-sekte Bathiniyah, baik secara historis maupun keyakinan. Oleh karena itu Iran berusaha menaungi sekte-sekte Bathiniyah seperti Nushairiyah, Druze, Isma'iliyah, dkk. 

Salah satu ulama kibar Rafidhah Iran, Ali asy-Syirazi menceritakan ia bertemu dengan beberapa penganut Nushairiyah di Syiria dan Lebanon lalu menyampaikan kepada mereka bahwa Itsna Asyariyah dengan Nushairiyah memiliki kedekatan dalam keyakinan terhadap alul bait. Hal ini terjadi dan tak ada satupun ulama Rafidhah Iran yang mengingkari ucapan asy-Syirazi tersebut. 

Para ulama pakar firqah mengkafirkan Bathiniyah akibat kesyirikan serta takwil bathin yang mereka lakukan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan:

هؤلاء القوم المسمون بالنصيرية هم وسائر أصناف القرامطة الباطنية أكفر من اليهود والنصارى؛ بل وأكفر من كثير من المشركين وضررهم على أمة محمد ﷺ أعظم من ضرر الكفار المحاربين مثل كفار التتار والفرنج وغيرهم

"Kaum yang dinamakan Nushairiyah ini, mereka serta seluruh jenis Qaramithah Bathiniyah lebih kafir dibandingkan Yahudi dan Nasrani bahkan lebih kafir dari sekian banyaknya kaum musyrikin. Bahaya mereka atas umat Muhammad shallallahu alaihi wa sallam lebih besar dibandingkan bahaya orang kuffar harbi seperti Tatar, Salibis dan selain mereka." [Majmu' al-Fatawa: 35/149]

📚4) Antum harus tahu bahwa pernyataan manis yang mereka sampaikan "Kami tidak mengkafirkan sahabat", "Kami tidak mencela Aisyah", "Kami mencintai kalian" adalah bagian dari aqidah taqiyah yang mereka yakini. Sebagaimana termaktub di dalam kitab-kitab ulama Rafidhah bahwa taqiyah memiliki kedudukan agung dalam agama mereka, barang siapa yang meninggalkan taqiyah maka dosanya seperti dosa kesyirikan yang tidak diampuni oleh Allah. 

Kedustaan tersebut akan tersingkap ketika mereka menguasai negeri Ahlussunnah. Siapa yang menolak mencela sahabat maka akan dipenggal kepalanya. Hal ini nyata terjadi di zaman kekuasaan Isma'il Syah pendiri Dinasti Shafawiyah yang berada di Iran. 

📚5) Bahwa para ulama ahlul kalam seperti Asya'irah dan Maturidiyah dahulu mengkafirkan Rafidhah karena kejinya aqidah yang mereka anut. Jadi saya agak heran sekarang ada orang-orang yang ngaku ikut Asy'ariyah namun jauh dari ulama panutan mereka dalam sikap tegas terhadap Rafidhah. 

Fakhruddin ar-Razi meriwayatkan bahwa Asya'irah mengkafirkan Rafidhah akibat keyakinan mereka yang mengkafirkan sahabat dan kaum muslimin yang berada di luar agama mereka. [Nihayatul 'Uqul -manuskrip-: 212]

Imam al-Ghazali mengatakan:

فقائل ذلك إن بلغته الأخبار واعتقد مع ذلك كفرهم فهو كافر... بتكذيبه رسول الله صلى الله عليه وسلم، فمن كذبه بكلمة من أقاويله فهو كافر بالإجماع

"Orang yang mengatakan perkataan tersebut -bahwa Abu Bakar dan Umar kafir- jika telah sampai kepadanya hadits -mengenai keutamaan keduanya- dan masih juga ia meyakini kekafiran keduanya maka ia kafir... Karena ia telah mendustai perkataan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Barang siapa yang mendustai satu kalimat saja dari perkataan Rasul maka ia kafir sesuai kesepakatan para ulama." [Fadha'ih al-Bathiniyah: hal. 149]

📷Bendera Isr@el bersama bendera sekte Syi'ah Druze. Druze banyak tersebar di Barat Syiria serta banyak dari mereka mendukung Isr@el bahkan menjadi anggota IDF. Setelah Presiden Ahmad Shara' berkuasa mereka menolak bergabung dengan pemerintahnya dan lebih menyerahkan rumah mereka di Dataran Tinggi Golan kepada Isr@el.
Ust muhammad taufiq
Nukilan tersebut tidak benar dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah-

Jika ingin ucapan beliau bisa yang telah dicantumkan di bawah

Ust Nurhadi 

Disclaimer : video berikut ini bisa bikin orang mukmin naik darah, emosi, dan marah2

Disclaimer : video berikut ini bisa bikin orang mukmin naik darah, emosi, dan marah2

https://youtu.be/8A8Mq6U7Zpw?si=BUJZTSahZ9cHQQij

https://youtu.be/QMFhZqmtKsg?si=TPxYNy9hvwyNjARt

"Aisyah di neraka, aisyah di neraka, horeee..."

Begitulah yel2 yang diteriakkan mereka orang2 syiah tiap tahun merayakan kematian ibunda kita tercinta 

Bisa antm bayangkan seandainya ibu kita sendiri dihina, dicaci, fotonya diinjak2 dan dilaknat di depan antm, kira2 apa yang akan antm lakukan? 

Orang sumbu panjang pun pasti sudah menghajar habis2an siapapun yg menghina orang tuanya

Apalagi ini adalah ibunda seluruh kaum muslimin, istri tercinta Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam 

Mereka orang-orang syiah tiap tahun bersuka cita merayakan kematian ibunda kita dengan melaknat, mencaci, dan dihina habis2an 

Lalu yang mengherankan kok ada orang muslim malah mencintai, mengagumi, bahkan menjunjung tinggi kaum sesat syiah yang telah meludahi kehormatan nya sebagai seorang muslim, hanya karena mereka "bertopeng" anti isr*hell dan ameriki

merasa paling membela islam, tidak kah cukup penghinaan mrk thd ibunda kita aisyah radhiyallahu anha adalah bentuk khianat, serangan, dan layak disebut sebagai musuh islam?

Bila antm tidak marah berapi2 lihat video ini, maka entahlah, apalagi yang bisa bikin antm marah dan emosi

https://youtu.be/8A8Mq6U7Zpw?si=BUJZTSahZ9cHQQij
Ustadz lutfi setiawan 

Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Subuh, Maka Runtuhlah Harinya!

Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Subuh, Maka Runtuhlah Harinya!

Sebuah fakta pahit dan menyakitkan:

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr —semoga Allah menjaganya— berkata:

​"Barangsiapa yang menyia-nyiakan shalat Subuh, maka dengan menyia-nyiakan shalat tersebut, ia telah meruntuhkan harinya, menyembelih harinya tanpa pisau. Hari di mana pemiliknya tidak melaksanakan shalat Subuh adalah hari yang sia-sia, hari dengan kerugian yang besar bagi pemiliknya; itulah kerugian yang paling parah."

​Sebagian salaf (pendahulu yang saleh) pernah berkata:

​"Harimu itu ibarat untamu; jika engkau memegang bagian awalnya (kepalanya), maka bagian akhirnya akan mengikutimu."


​Maka, barangsiapa yang tidak memegang awal harinya—yaitu shalat Subuh—maka harinya akan hilang sia-sia, dan ia telah merugi dengan kerugian yang nyata.

​Al-’Allamah Ibnul Qayyim —semoga Allah merahmatinya— berkata:

​"Awal hari adalah masa mudanya (hari tersebut), dan akhir hari adalah masa tuanya."


​Barangsiapa yang tumbuh di atas sesuatu, maka ia akan menjadi tua di atas hal tersebut. Jika seseorang terbiasa menyia-nyiakan shalat Subuh, maka ia akan terus menjalani hidupnya dalam keadaan menyia-nyiakannya.

Daftar Kunci-Kunci Rizki(Faidah kajian Ust. Firanda)

Daftar Kunci-Kunci Rizki
(Faidah kajian Ust. Firanda) 

1. ​Taqwa: Menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah di setiap keadaan.

2. ​Menjaga Shalat: Melaksanakan shalat tepat waktu dan menghidupkan shalat-shalat sunnah.

3. ​Memperbanyak Istighfar: Rutin memohon ampunan sebagai pembuka pintu keberkahan.

4. ​Silaturahmi: Terutama berbakti kepada orang tua dan menyambung hubungan dengan kerabat dekat.

5. ​Tawakal: Melakukan ikhtiar/usaha maksimal, namun hati sepenuhnya bersandar pada Allah.

6. ​Senantiasa Bersyukur: Menghargai sekecil apa pun nikmat yang diterima agar Allah menambahnya.

7. ​Haji & Umrah: Melaksanakannya secara beriringan (jika mampu) untuk menghilangkan kefakiran.

8. ​Sedekah: Mengeluarkan sebagian harta dengan keyakinan bahwa Allah akan menggantinya.

9. ​Menikah: Melakukan pernikahan dengan niat menjaga kehormatan diri (iffah).

10. ​Menjauhi Penghilang Berkah: Menghindari praktik riba, ketidakjujuran, dan sumpah palsu dalam berniaga.

11. ​Terus Berdoa: Memohon secara langsung kepada Sang Pemberi Rizki, terutama di waktu-waktu mustajab.
dr rahardian faisal 

Salah satu keajaiban firasat Ibnu Taimiyyah rahimahullah yang membuatku takjub adalah keteguhan beliau saat meyakinkan para penguasa pada tahun 702 H, ketika invasi Tatar (Mongol) bergerak menuju Syam

Salah satu keajaiban firasat Ibnu Taimiyyah rahimahullah yang membuatku takjub adalah keteguhan beliau saat meyakinkan para penguasa pada tahun 702 H, ketika invasi Tatar (Mongol) bergerak menuju Syam.

​Beliau bersumpah lebih dari 70 kali bahwa kaum muslimin pasti menang. Bahkan saat diminta mengucapkan 'Insya Allah', beliau menjawab: 'Insya Allah tahqiqan (pasti terjadi), bukan ta'liqan (sekadar menggantungkan harapan).'

​Puncaknya, saat terus didesak, beliau berkata:
'Janganlah kalian mendesakku! Allah Ta'ala telah menulis di Lauhul Mahfuzh bahwa mereka (Tatar) akan kalah dalam serangan kali ini, dan kemenangan milik umat Islam.'

​Inilah ketajaman firasat yang lahir dari jernihnya iman.

Periksa :
​📝 Madarijus Salikin, 2/458
ust ibn nasrullah 

UNTAIAN SENANDUNG AKIDAH

UNTAIAN SENANDUNG AKIDAH

Alihbahasa Nazam At-Tauhid Wal-Iman
Karya Syaikh Amir Bahjat jazahullahukhaira

https://drive.google.com/file/d/1xUwIcg2udgpKS8QEDWqbvNqfN0tUq4Zp/view?usp=sharing

-----

Pujilah Allah Sang Tuhan Maha Satu
Suci dari semua bentuk sekutu
Solawat bagi Nabi agung mulia
Penyeru iman ke seluruh dunia

Inilah untaian senandung akidah
Agar Ananda mendapatkan faidah
Enam rukun iman pokok yang utama
Yakinkan di hati pahami saksama

Imanilah Allah, Malaikat, Kitab,
Rasul, Hari Akhir, dan Takdir penyebab.
Allah itu Robb, Pemilik, Pencipta
Pemberi rizki Pengatur semesta

Tak layak disembah selain diri-Nya
Kita menyerahkan diri kepada-Nya
Siapa menyekutukan Sang Pengatur
Nasibnya sengsara dan amalnya gugur

Nama-Nya ter-indah Sifat-Nya teragung
Jangan diserupa dan jangan dipasung.
Imanilah Malaikat yang setia
Hamba-hamba patuh bertugas mulia

Namanya, jumlahnya, sifat, dan tugasnya
Kita mengimani menurut dalilnya
Di antara mereka Jibril, Mikail,
Munkar dan Nakir, Malik, juga Israfil.

Kitab-kitab suci diturunkan Tuhan
Kepada beberapa rasul pilihan
Secara umum tentu kita beriman
Dan secara khusus bila dirincikan:

Suhuf Nabi Ibrahim dan Taurat Musa,
Zabur Dawud, dan Injilnya Nabi Isa,
Al-Quran kitab penutup yang utama
Firman Tuhan petunjuk dalam agama

Allah jamin kelestarian isinya
Kita imani bunyi dan kandungannya
Imanilah para Rasul yang diutus
Yakini kabar mereka dengan tulus

Disebutkan di dalam Al-Quran suci
Dua puluh lima nabi yang terpuji
Penutupnya Nabi Muhammad mulia
yang diutus bagi seluruh dunia

Imanilah alam Akhirat yang kekal
tempat ditunaikannya balasan amal,
Nikmat azab di kubur, dan kebangkitan,
Hisab semua niat dan perbuatan,

Tanda-tanda menuju Hari Kiamat,
Titian yang tipis dan juga syafaat,
Telaga, dan Neraka Surga abadi,
Mukmin melihat wajah Allah hakiki.

Imanilah takdir yang ringan dan berat
Allah tahu, mencatat, mau, membuat
Lalu jaga jamaah dan keta’atan
Jangan lepas tangan dari persatuan

Cintai keluarga sahabat Rasul
Pendahulu umat generasi unggul
Ikuti Quran, Sunnah, Ijma' ulama
Jangan membuat bid'ah dalam Agama

Iman itu akidah, ucapan, amal
Naik bila ta’at, turun bila nakal
Dosa yang bukan sebuah kemurtadan
Dengannya muslim janganlah dikafirkan

Ya Allah kokohkan iman kami ini
Curahkan terus solawat atas Nabi
ustadz nidlol mas'ud / babanya sofia