Muhammad yanu atmadji blog
blog ini berisikan kumpulan faedah faedah ilmu yang sangat bermanfaat kepada diri saya pribadi
Selasa, 18 Agustus 2026
setengah sesat
Ketika Allah membersihkan nama Sayyidatina Aisyah—semoga Allah meradainya—dari berita bohong (peristiwa Haditsul Ifki),
Sebagian ulama fikih dari mazhab Hanafi berpendapat bahwa jika seorang suami memilih untuk tidak berpoligami demi menjaga perasaan istrinya agar tidak merasa sedih dan duka, maka ia mendapatkan pahala!
Ketika Al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani berada di Aleppo (Halab), beliau menikah dengan seorang wanita bernama "Laila binti Mahmud bin Tughan".
Ketika Al-Hafiz Ibn Hajar Al-Asqalani berada di Aleppo (Halab), beliau menikah dengan seorang wanita bernama "Laila binti Mahmud bin Tughan". Setelah merasa kesulitan untuk membawanya pergi bersama beliau—karena beliau tahu bahwa wanita-wanita Aleppo tidak sanggup berpisah dari kota mereka—beliau menceraikannya secara diam-diam demi mengasihani perasaannya, lalu kembali ke Mesir. Beliau pun bersyair tentangnya:
Aku pergi dan meninggalkan sang kekasih di negerinya
Bukan kehendakku, dan aku tak sedikit pun berpaling kepada selainnya
Kusibukkan diriku dengan hadis untuk menghibur diri
Di siang hariku, sedang di malam hariku aku rindu pada Laila
Kemudian dikatakan bahwa beliau tidak sanggup menahan kerinduan setelah berpisah dari Laila, lalu berkirim surat kepadanya untuk merujuknya kembali. Laila pun menyusulnya ke Mesir hingga beliau wafat mendahuluinya, semoga Allah merahmatinya!
Maknanya: Hati tidak butuh paspor untuk melupakan orang-orang yang dicintainya; betapa banyak kota Aleppo yang bersemayam dalam diri pemiliknya, dan betapa banyak sosok Laila yang menetap abadi di dalam hati!
https://www.facebook.com/share/p/14ofj2EByWz/
Di antara kisah aneh adalah apa yang dilakukan oleh istri dari sejarawan Madinah, "Ibrahim bin Ali Al-Ayyasyi".
Di antara kisah aneh adalah apa yang dilakukan oleh istri dari sejarawan Madinah, "Ibrahim bin Ali Al-Ayyasyi". Ia menahan rasa cemburunya dalam waktu yang lama terhadap buku-buku yang selalu menyita perhatian suaminya sepanjang waktu.
Setelah sang suami menghabiskan waktu selama dua puluh tahun untuk menyusun kitabnya yang berjudul "Al-Hujurat"—sebuah karya yang menceritakan secara detail tentang kamar-kamar Rasulullah ﷺ bersama istri-istrinya—istrinya membakar buku tersebut! Semua usahanya sia-sia, hingga hal itu menyebabkan sang suami jatuh sakit dan mengalami kelumpuhan!
Maknanya: Jangan mengambil risiko dengan memilih pasangan yang tidak memahami nilai dari pekerjaanmu. Apa yang engkau anggap sebagai harta karun ilmiah, bisa jadi dilihat oleh orang lain sebagai "madu/saingan" yang harus dimusnahkan. 🙂