Rabu, 11 Februari 2026

fatwa

https://www.islamweb.net/ar/fatwa/426058/%D8%A8%D9%8A%D8%B9-%D9%88%D8%B4%D8%B1%D8%A7%D8%A1-%D8%A7%D9%84%D8%B0%D9%87%D8%A8-%D9%88%D8%A7%D9%84%D9%81%D8%B6%D8%A9-%D8%B9%D8%A8%D8%B1-%D8%AA%D8%B7%D8%A8%D9%8A%D9%82-%D8%A5%D9%84%D9%83%D8%AA%D8%B1%D9%88%D9%86%D9%8A?_gl=1*1djhf52*_ga*X0N4WXl5RnlVd0xETEg2ejVUQ0IyWGQtSHMtV0RXWm0zMW1tTTYyVGp6bzlScGIxVzBiX2dHNWRIVjJLb0ZnUw..*_ga_LSCR6DHCJ8*MTc3MDc1NTQ1OC43OS4wLjE3NzA3NTU0NTguMC4wLjA&fbclid=IwdGRjcAP5R7pjbGNrA_lHrGV4dG4DYWVtAjExAHNydGMGYXBwX2lkDDM1MDY4NTUzMTcyOAABHifI42ipQGi2hcv7PQIUZ_hNYSg3pBB1B64ymZ6uYZUgIxBy5FFaGN66ZPCk_aem_FiahgWWdT5Y8HV2_e7kFFQ

para salaf dahulu mempelajari akidah dan tauhid sebelum menghapal al quran

https://sejarahmu.umy.ac.id/tafsir-shiratal-mustaqim-jilid-1-tahun-1930-2/

https://sejarahmu.umy.ac.id/tafsir-shiratal-mustaqim-jilid-1-tahun-1930-2/

buku buku keluaran muhammadiyah

Tokoh-tokoh yang sering disebut dalam literatur Muhammadiyah sebagai inspirasi gerakan pembaharuan adalah: Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, as-Sayyid Jamaluddin al-Afghani, Muhammad 'Abduh dan as-Sayyid Muhammad Rasyid Ridha.

Tokoh-tokoh yang sering disebut dalam literatur Muhammadiyah sebagai inspirasi gerakan pembaharuan adalah: Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim, as-Sayyid Jamaluddin al-Afghani, Muhammad 'Abduh dan as-Sayyid Muhammad Rasyid Ridha. 

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh antara lain oleh KH Djarnawi Hadikusumo (rahimahullah) dalam bukunya: Muhammadijah Ahlu Sunnah wal Djama'ah (SS terlampir). 

Di antara hal menarik yang juga disebutkan dalam buku tersebut adalah terkait sikap terhadap ijtihad para ulama dahulu, khususnya Empat Imam Mazhab: 

"Hasil idjtihad para ulama dahulu chususnja Imam Madzhab Empat wadjib kita hormati, kita pedomani, kita peladjari, tetapi tidak menutup pintu [maksudnya: pintu ijtihad]. Mudah2an Allah memberi mereka rahmat dan pahala jang berlipat ganda." 

Buku dimaksud dapat diunduh melalui link berikut: 

https://t.me/samha_library/58 

adniku

Apakah benar anda sudah membaca al-Quran?

Apakah benar anda sudah membaca al-Quran?

Orang yang membaca Al-Qur'an tanpa menggerakkan kedua bibirnya tidak dianggap sebagai pembaca Al-Qur'an dan ia tidak mendapat keutamaan membaca Al-Qur'an kecuali ia membaca Al-Qur'an (dengan menggerakkan kedua bibirnya). (Syaikh Abdul Aziz bin Baz di al-Fatawa, 8/8/10) 
ustadz noviyardi amarullah 

Selasa, 10 Februari 2026

Di antara pintu masuk syaitan ke dalam diri manusia: Berprasangka buruk kepada umat Islam. Barang siapa menjatuhkan vonis buruk kepada orang lain karena prasangka

Di antara pintu masuk syaitan ke dalam diri manusia: Berprasangka buruk kepada umat Islam. Barang siapa menjatuhkan vonis buruk kepada orang lain karena prasangka, maka syaitan akan membuat lidahnya pandai berghibah sehingga ia binasa, atau enggan melaksanakan hak-haknya, atau melihatnya dengan kehinaan dan melihat dirinya lebih baik dari orang tersebut. Semuanya itu termasuk hal yang membinasakan.

[Tahdzīb Min Al-Ihyā’: 2/62-67]
Ustadz dani nursalim harun