Kamis, 12 Maret 2026

Pertanyaan Nomor 112763:"Biasanya ketika saya mendengarkan seorang Syekh membaca Al-Qur'an di radio, rekaman, atau televisi, saya ikut mengulang ayat-ayat tersebut bersamanya pada saat dia membaca. Dengan cara ini, saya bermaksud untuk mengulang hafalan saya, memotivasi diri sendiri, sehingga pendengaran saya menjadi lebih kuat dan tadabbur (perenungan) saya lebih baik, sekaligus belajar cara membaca yang benar. Namun, ada seseorang yang melarang saya melakukan hal itu dengan mengutip firman Allah Ta'ala: 'Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya' (QS. Al-Qiyamah: 16), dan firman-Nya: 'Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang...' (QS. Al-A'raf: 204). Apakah perbuatan saya ini salah?"

Tanggal:
06 Safar 1429 / 13 Februari 2008
Pertanyaan Nomor 112763:
"Biasanya ketika saya mendengarkan seorang Syekh membaca Al-Qur'an di radio, rekaman, atau televisi, saya ikut mengulang ayat-ayat tersebut bersamanya pada saat dia membaca. Dengan cara ini, saya bermaksud untuk mengulang hafalan saya, memotivasi diri sendiri, sehingga pendengaran saya menjadi lebih kuat dan tadabbur (perenungan) saya lebih baik, sekaligus belajar cara membaca yang benar. Namun, ada seseorang yang melarang saya melakukan hal itu dengan mengutip firman Allah Ta'ala: 'Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk membaca Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya' (QS. Al-Qiyamah: 16), dan firman-Nya: 'Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang...' (QS. Al-A'raf: 204). Apakah perbuatan saya ini salah?"

 سعيد بن جبير عن ابن عباس في قوله تعالى : ( لاَ تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ ) قال : كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعالج من التنزيل شدة ، وكان مما يحرك شفتيه ، فقال ابن عباس : فأنا أحركهما لكم كما كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يحركهما . وقال سعيد : أنا أحركهما كما رأيت ابن عباس يحركهما ، فحرك شفتيه . فأنزل الله تعالى : ( لاَ تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ ) قال : جمعه لك في صدرك ، ونقرأه ( فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فاتبع قُرْآنَهُ ) قال : فاستمع له وأنصت ( ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ ) ثم علينا أن نقرأه ، فكان رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد ذلك إذا أتاه جبريل استمع ، فإذا انطلق جبريل قرأه النَّبي صلى الله عليه وسلم كما قرأه" انتهى .
" أضواء البيان " ( 4 / 174 ) .

والله أعلم

 

Terjemahan Hadits

​Dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengenai firman Allah Ta’ala: "Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya," ia berkata:

​"Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merasakan beban yang berat saat menerima wahyu, dan di antaranya beliau sering menggerak-gerakkan kedua bibirnya."

​Ibnu Abbas berkata (kepada Sa'id): "Aku akan menggerakkan kedua bibirku untuk kalian sebagaimana aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menggerakkan kedua bibirnya."

​Lalu Sa'id berkata (kepada murid-muridnya): "Aku pun akan menggerakkan bibirku sebagaimana aku melihat Ibnu Abbas menggerakkan bibirnya," kemudian ia menggerakkan bibirnya.

​Maka Allah Ta'ala menurunkan ayat: "Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur'an karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya. Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan membacakannya."

​Ibnu Abbas menjelaskan makna ayat tersebut: "Maksudnya, Allah akan mengumpulkannya di dalam dadamu, lalu engkau membacanya."

(Apabila Kami telah selesai membacakannya, maka ikutilah bacaannya itu), Ibnu Abbas berkata: "Maksudnya, dengarkanlah dan diamlah."

(Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya), maksudnya: "Kemudian menjadi kewajiban Kami untuk membacakannya (melalui lisanmu)."

​Setelah itu, jika Malaikat Jibril datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau hanya mendengarkan. Dan apabila Jibril telah pergi, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membacanya persis sebagaimana yang dibacakan oleh Jibril."

(Selesai kutipan dari Kitab "Adhwa' al-Bayan" 4/174. Wallahu a'lam).


https://islamqa.info/ar/answers/112763/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%A7%D9%84%D8%A7%D9%86%D8%B5%D8%A7%D8%AA-%D9%84%D9%82%D8%A7%D8%B1%D9%89-%D8%A7%D9%84%D9%82%D8%B1%D8%A7%D9%86-%D9%85%D9%86-%D8%A7%D9%84%D9%85%D8%B3%D8%AC%D9%84%D8%8C-%D9%88%D9%87%D9%84-%D9%8A%D9%82%D8%B1%D8%A7-%D9%85%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D9%82%D8%A7%D8%B1%D9%89