Bukan Hanya Menyampaikan Wahyu
Malaikat Jibril ‘alaihissalam tidak hanya menyampaikan wahyu, namun ia juga pemimpin para Malaikat dan melaksanakan berbagai perintah Allah Ta’ala.
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan:
فمِنْ كَرَمِه على رَبِّه: أنَّه أقرَبُ المَلائِكةِ إليه. قال بعضُ السَّلَفِ: مَنزِلَتُه من رَبِّه مَنزِلةُ الحاجبِ مِن المَلِكِ.
ومن قُوَّتِه: أنَّه رفع مدائِنَ قَومِ لُوطٍ على جَناحِه، ثم قلَبَها عليهم، فهو قَوِيٌّ على تنفيذِ ما يُؤمَرُ به، غيرُ عاجزٍ عنه؛ إذ تطيعُه أملاكُ السَّمَواتِ فيما يأمُرُهم به عن اللهِ تعالى
Maka termasuk kemuliaan Jibril di sisi Rabb-nya adalah bahwa ia adalah malaikat yang paling dekat dengan Allah. Sebagian ulama salaf berkata: “Kedudukan Jibril di sisi Rabb-nya adalah seperti kedudukan seorang pengawal di sisi raja”.
Dan di antara bukti kekuatan Jibril adalah bahwa ia pernah mengangkat kota-kota kaumnya Nabi Luth dengan sayapnya, kemudian membalikkan kota-kota itu untuk menimpa mereka. Maka ia punya kekuatan untuk melaksanakan segala apa yang diperintahkan kepadanya dan tidak lemah. Karena para malaikat langit semuanya taat kepada Jibril dalam apa yang ia perintahkan kepada mereka atas perintah Allah Ta‘ala”.
(Ighatsatul Lahafan, 2/128).
Fawaid Kangaswad | Support Media Dakwah Kami: trakteer.com/kangaswad