📜فائدة دورة منهاج الطالبين١ : وقت المغرب
📜Faidah Daurah Minhaj-Thalibin 1 : Waktu maghrib
Imam An-Nawawiy berkata ketika membahas waktu maghrib :
والمغرب : بالغُروب ويبقى حتى يغيب الشفق الأحمر في القديم. وفي الجديد : ينقضي بمُضي قدر وضوء، وستر عورةٍ، وأذانٍ، وإقامةٍ، وخمس ركعاتٍ، ولو شرع في الوقت ومدّ حتى غاب الشفق الأحمر جاز على الصحيح. قلت : القديم أظهر، والله أعلم.
Waktu maghrib : (Ditandai) dengan terbenamnya (matahari) dan terus ada waktu maghrib hingga hilang kemerahan di langit, ini dalam Mazhab Qadim (Imam Asy-Syafi'i). Sedangkan dalam Mazhab Jadid : Waktu maghrib hanya sekadar : 1. Wudhu, 2. Menutupi aurat, 3.Azan, 4. Iqamah, 5. Shalat 5 rakaat. Seandainya seseorang mulai shalat di waktu maghrib lalu "memanjangkan" shalat nya hingga hilang kemerahan di langit maka itu tetap boleh menurut yang Shahih (dari dua wajh Ashab, dan khilaf nya tidak kuat). Lalu Imam An-Nawawiy menutup : Mazhab yang qadim ini Azhar (dari dua qawl Imam Asy-Syafi'i).
Dalam Mazhab Jadid Imam Asy-Syafi'i waktu maghrib hanya dibatasi dengan 5 perkara lalu habis, yakni :
➡️ Wudhu
➡️ Menutup aurat
➡️ Azan
➡️ Iqamah
➡️ Shalat 5 rakaat. Syaikhunal-Fadhil Dr Labib menambahkan ta'liq disini : Dalam mu'tamad mazhab tidak disunahkan shalat qabliyah maghrib, karena waktu maghrib hanya cukup untuk 5 rakaat, yakni 3 rakaat maghrib dan 2 rakaat ba'diyah maghrib.
Namun Imam An-Nawawiy mengatakan bahwa Mazhab Qadim dalam masalah ini Azhar, yakni yang lebih kuat dari dua qawl Imam Asy-Syafi'i adalah qawl Qadim yang mengatakan bahwa waktu maghrib memanjang hingga hilang kemerahan di langit, dan qawl Qadim ini didukung hadits Abu Barzah Al-Aslamiy :
وقت المغرب ما لمْ يغبِ الشّفق
"Waktu maghrib selama belum hilang kemerahan di langit".
Apakah boleh memanjangkan shalat maghrib? Maka Syaikhunal-Fadhil Labib merinci bahwa hukuman memanjangkan shalat menjadi 3 kondisi :
▶️ Waktu shalat cukup untuk rukun dan sunah shalat : Maka boleh memanjangkan hingga kapan saja, dan ini maksudnya daripada hadits bahwasanya Nabi صلى الله عليه وسلم pernah dalam shalat maghrib membaca surat Al-A'raf.
▶️ Waktu shalat hanya cukup untuk rukun saja, bagian ini pun tetap boleh memanjangkan shalat.
▶️ Waktu shalat tidak cukup untuk rukun shalat, maka ketika kondisi ini seseorang tidak boleh memanjangkan shalat, ia hanya melakukan rukun shalat saja dan tidak melakukan sunah shalat, Wallahu a'lam.