INFOGRAFIS KEREN
Bagi yang bisa baca PETA ya...
Berdasarkan prinsip hisab dan rukyat, wilayah dengan bujur lebih barat mengalami matahari terbenam lebih lambat, sehingga saat maghrib posisi bulan memiliki elongasi dan ketinggian yang lebih besar, membuat hilal lebih mudah teramati.
Akibatnya, wilayah paling barat (seperti Amerika, Afrika bagian barat) lebih berpeluang menetapkan 1 Syawal lebih awal, diikuti wilayah tengah (mayoritas dunia), dan wilayah paling timur seperti Asia Tenggara merayakan paling akhir.
Jika dipaksakan satu tanggal untuk seluruh dunia, hal itu mengabaikan fakta bahwa hilal tidak mungkin terlihat serentak di semua tempat, dan menolak realitas gerak semu matahari serta bulan yang telah diatur secara ilmiah. Dengan demikian, pemaksaan global justru menyalahi prinsip dasar hisab dan rukyat yang berbasis pada peredaran benda-benda langit.
Sunnatullah memang keren dan Al-Qur'an benar-benar mukjizat sepanjang zaman.