Pengobatan dan pencegahan.....jangan salah resep.
Obat itu diberikan kepada yang sedang sakit, sedangkan yang masih sehat diberi suplemen agar kesehatannya terjaga.....dan tidak mudah jatuh sakit.
Ada seorang arab badui kencing di masjid, sepontan para sahabat hendak menghentikannya, namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam malah mencegah mereka dan membiarkan si badui menyelesaikan kencingnya.
Kok dibiarkan?
Ya karena terlanjur kencing, kalau dicegah maka ia bisa sakit atau kalau dia dihardik rame rame bisa jadi ia berlari dan kencingnya melebar ke mana mana....kerusakannya melebar dan membesar.
Setelah ia selesai kencing, barulah ia diedukasi dan tempat yang terkena kencingnya disiram air agar suci kembali.
Sahabat Utsman bin Affan radhiallahu anhu memilih untuk bersabar menghadapi para pemberontak seorang diri, dan memerintahkan para sahabat dan semua yang masih patuh kepadanya untuk menahan diri di rumahnya masing masing.
Beliau tidak menggunakan dalil dalil yang menganjurkan untuk memerangi para pemberontakyang jelas jelas ahlul bid'ah alias khowarij......demi mencegah pertumpahan darah yang lebih besar.
Sahabat Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib memilih menyerahkan khilafah kepada sahabat Mu'awiyah demi mengakhiri perpecahan, padahal beliau sebagai khalifah yang sah dan tidak menggunakan dalil dalil yang menganjurkan agar memerangi orang yang keluar dari ketaan kepada penguasa....dan sikap beliau ini diapresiasi oleh seluruh ummat Islam.
Sahabat Ibnu Abbas semula berfatwa bahwa pintu taubat masih terbuka lebar untuk pembunuhan muslim dengan sengaja
Namun tatkala ada seorang yang hendak membunuh dan bertanya kepada beliau perihal peluang taubat bila ia membunuh dengan sengaja, beliau berubah fatwa dan mengatakan: mana mungkin ada peluang diterima taubatnya, sedangkan Allah mengancam pembunuh akan kekal di neraka.
Perpecahan karena masalah penetapan puasa dan ied terlanjur terjadi, .....ya gitu lah....bijakkah bila perbedaan ini diperuncing dengan menyeret masalah ini ke arah akidah, manhaj dan ujungnya ponis khowarij, sesat dan khuruj kepada pemerintah?
Di saat pemerintah sendiri woles woles saja demi mengisolir perbedaan agar tidak meruncing, kita malah gigih meruncingkan dengan ponis ponis sesat, khowarij dan ahlul bid'ah......
https://www.facebook.com/share/1DnRrEmixs/