Kamis, 12 Maret 2026

seorang asy'ari, Dr. Fauqiyah Husein Mahmud, memalsukan kitab ibanahnya abul hasan, lalu tindakannya tersebut dibongkar oleh asy'ari lainnya, Dr. Nizar Hamadi.

seorang asy'ari, Dr. Fauqiyah Husein Mahmud, memalsukan kitab ibanahnya abul hasan, lalu tindakannya tersebut dibongkar oleh asy'ari lainnya, Dr. Nizar Hamadi. 
jangankan kitab buatan manusia, ayat ayat sifat Allah yang termuat dalam Al Qur'an saja jika memungkinkan akan mereka palsukan, seperti kasus :
 {وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَاهُمْ عَلَيْكَ مِن قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا}
[سورة النساء: 164]
pendahulu kaum asy'ariyah mengaku jika mampu maka akan menghapusnya, berhubung tidak mampu maka merubahnya menjadi memfathahkan lafadz Allah. Maksudnya Nabi Musa-lah yang berbicara kepada Allah, bukan Allah yang maha berbicara kepada Musa.
ustadz jabir abu unaisyah