Kamis, 12 Maret 2026

Menakar validitas hadis ‘Aisyah: اللهم إنّك عفو تحبّ العفو فاعف عنّي

Menakar validitas hadis ‘Aisyah: اللهم إنّك عفو تحبّ العفو فاعف عنّي

Ulama yang berpandangan hadits 'Aisyah yang marfu' itu dha'if dikarenakan isnadnya terputus.

Karena isnad hadits itu bermuara pada 'Abdullah bin Buraidah , dari 'Aisyah Radhiallahu'anha. Dan 'Abdullah bin Buraidah tidak mendengar dari 'Asiyah Radhiallahu'anha, sebagaimana yang dikatakan oleh Ad-Daruquthni dalam Sunannya (4/335) dan al-Baihaqi dalam al-Ma'rifah (10/48) dan al-Kubra (7/191).

Ada jalur lain bagi hadits di atas, yang itu bermuara pada Sulaiman bin Buraidah , dari 'Aisyah. Namun ini  marjuh , yang rajih adalah jalur 'Abdullah bin Buraidah, sebagaimana dijelaskan oleh Ad-Daruquthni dalam 'Ilalnya (15/88-89). 

Toh jika memang keduanya, yaitu ‘Abdullah dan Sulaiman meriwayatkan hadits tersebut dari 'Aisyah Radhiallahu'anha tetaplah isnadnya terputus. 

Karena Buraidah Radhiallahu'anhu membawa kedua anaknya itu (si kembar: Abdullah dan Sulaiman) pindah dari Madinah ke Bashrah saat keduanya masih anak-anak kecil. Sehingga saat di Madinah dugaan kuat keduanya tidak mendengar dari 'Aisyah karena masih kecil. 

Lalu saat 'Aisyah Radhiallahu'anha ke Bashrah saat peristiwa perang Jamal, Buraidah Radhiallahu'anhu dan kedua anakanya itu sudah pindah pula dari Bashrah ke Khurasan, dan 'Aisyah Radhiallahu'anha setelah itu kembali ke Madinah. Dan perlu dicatat bahwa perang Jamal terjadi beberapa waktu setelah peristiwa terbunuhnya 'Utsman Radhiallahu'anhu, sedangkan pindahnya Buraidah Radhiallahu'anhu dan kedua anaknya tersebut dari Bashrah ke Khurasan pada saat 'Utsman Radhiallahu'anhu masih hidup menjadi Khalifah. (Bisa dirujuk di disertasi: التابعون الثقات المتكلم في سماعهم من الصحابة).

Sehingga ini indikasi kuat yang melandasi pandangan sebagian ahli hadits bahwa sanad hadits itu terputus. Wallahu A'lam. 

Namun syaikh Shalih al-'Ushaimi berkata di unggahan twitternya bahwa 'amal kaum muslimin mereka berdoa dengan itu, dan (dianjurkan) berdoa pula meminta al-'afiyah (selamat dari keburukan) sebagaimana yang telah valid dari 'Aisyah (mauquf) sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah.

✍️https://t.me/irsyadhasan_bin_isaansori4
#irsyadhasan
#prodiilmuhaditsstdiis
Pmb.stdiis.com