Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin mengenai hikmah di balik disembunyikannya waktu malam Lailatul Qadar.
Syaikh Ibnu Utsaimin —semoga Allah merahmatinya— berkata:
"Allah Subhanahu wa Ta'ala menyembunyikan pengetahuan tentang kapan tepatnya malam Lailatul Qadar dari para hamba-Nya sebagai bentuk rahmat kepada mereka; agar amal ibadah mereka menjadi lebih banyak dalam rangka mencari malam tersebut di malam-malam yang mulia itu, dengan melakukan shalat, zikir, dan doa. Sehingga, mereka pun semakin dekat kepada Allah dan bertambah pahalanya.
Allah juga menyembunyikannya sebagai ujian bagi mereka, agar tampak jelas siapa yang bersungguh-sungguh dalam mencarinya dan sangat antusias terhadapnya, dibandingkan dengan orang yang malas lagi meremehkannya. Karena sesungguhnya, barangsiapa yang menginginkan sesuatu dengan sungguh-sungguh, maka ia akan berupaya keras dalam mencarinya, dan akan terasa ringan baginya segala keletihan demi bisa mencapai dan mendapatkannya."
[ Sumber: Majalis Syahri Ramadhan, hal. 173 ]