Senin, 09 Maret 2026

Malam Lailatul-Qadr adalah malam ke 24

📝Malam Lailatul-Qadr adalah malam ke 24

   Sebagaimana telah disebutkan bahwasanya para Ulama khilaf tentang kapan pastinya malam Lailatul-Qadr.

   Imam Al-Bukhariy meriwayatkan dalam Shahih nya dari hadits Ibnu Abbas رضي الله عنه bahwasanya Rasulullah bersabda : "Ia (Lailatul-Qadr) ada pada sepuluh akhir (Ramadhan), ia ketika berlalu 9 malam atau ketika tersisa 7 malam" (HR Al-Bukhariy no 2022)

   Kemudian tentang penjelasan "ketika tersisa 7 malam" Imam Al-Bukhariy kembali membawakan riwayat penjelas dari Khalid dari Ikrimah dari Ibnu Abbas رضي الله عنه : "Carilah pada malam ke 24".

   Barangkali ada yang bertanya-tanya : Bukankah malam lailatul-qadr dalam riwayat lain disebutkan pada malam yang ganjil?... Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalaniy menjelaskan bahwa penentuan malam 24 sebagai malam Lailatul-Qadr tidaklah bertentangan dengan hadits malam ganjil, yakni malam 24 memang adalah malam genap jika dihitung dari awal bulan namun ia adalah malam ganjil jika dihitung dari akhir bulan yakni sebagai malam ke - 7 (30-29-28-27-26-25-24) (Fathul-Bariy: 4/306).

   Malam 24 sebagai malam Lailatul-Qadr adalah satu-satunya atsar secara ta'yin yang dimaktubkan oleh Imam Al-Bukhariy dalam Shahih nya.

   Malam 24 sebagai malam Lailatul-Qadr juga diriwayatkan dari hadits Abu Sa'id Al-Khudriy secara marfu' dan juga riwayat Ibnu Mas'ud dan Bilal رضي الله عنهما secara mawquf serta riwayat Asy-Sya'biy, Hasan Al-Bashriy dan Qatadah secara maqthu', Wallahu a'lam.
uvg