Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaili berkata:
Dalam qunut ada doa dan pujian.
Adapun doa maka para Ulama baik dahulu maupun sekarang telah menegaskan bahwa disukai bagi makmum mengamini setelah doa tersebut.
Adapun pujian, maka sebagian Ulama berpandangan: makmum diam; karena tidak ada dalil dalam hal ini.
Sebagian Ulama berpendapat: makmum mengatakan lirih pujian yang dikatakan imam.
Sebagian Ulama berkata: makmum mengatakan: Asyhad atau Balaa atau Ana 'Ala Dzalika Minasy-Syahidin, atau: Subhanalloh atau Subhanak, baik diucapkan lirih atau keras, dan tasbih di momen ini dzikr atau mensucikan Alloh dari lawan pujian yang diucapkan imam.
Sebagian Ulama berkata: makmum mengamini.
Perkara ini luas, dan aku memilih makmum diam dan mendengarkan pujian.
#irsyadhasan
#prodiilmuhaditsstdiis