Faidah Kajian Masjid Nabawi Syaikh Abdurrazzaq, 25 Ramadhan
Asy-Syakir (الشَّاكِر) dan Asy-Syakur (الشَّكُور)
1. Penyebutan dalam Al-Qur'an
• Asy-Syakur: Disebutkan dalam 4 tempat di Al-Qur'an (di antaranya dalam Surah Fatir ayat 30 & 34, Asy-Syura ayat 23, dan At-Taghabun ayat 17).
• Asy-Syakir: Disebutkan dalam 2 tempat (Surah Al-Baqarah ayat 158 dan An-Nisa ayat 147).
2. Makna Nama Asy-Syakir & Asy-Syakur
Kedua nama ini menunjukkan sifat Allah yang Maha Menghargai dan Maha Memberi Balasan:
• Memberi balasan melimpah: Allah memberikan pahala yang sempurna bagi hamba-hamba-Nya yang taat dan menambah karunia-Nya kepada mereka.
• Melipatgandakan pahala: Allah tidak menyia-nyiakan amal seseorang, sekecil apa pun itu. Dia membalas amal yang sedikit dengan pahala yang sangat banyak dan pemberian yang tidak terhitung.
• Mengingat hamba-Nya: Allah mengingat orang-orang yang berzikir kepada-Nya dan bersyukur kepada orang-orang yang bersyukur.
3. Hubungan dengan Nama Al-Ghafur (Maha Pengampun)
Dalam beberapa ayat, nama Asy-Syakur sering disandingkan dengan Al-Ghafur. Hal ini mengandung makna:
• Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya sebanyak apa pun itu.
• Allah menghargai (mensyukuri) sekecil apa pun amal kebaikan hamba-Nya.
• Dosa yang besar tidak menghalangi ampunan-Nya, dan amal yang sedikit tidak luput dari penghargaan-Nya.
Intinya: Nama ini mengajarkan kita untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah dan selalu bersemangat melakukan kebaikan sekecil apapun, karena Allah pasti menghargai dan melipatgandakan balasannya bagi setiap orang yang ikhlas.
Ustadz khairul umam