Rabu, 28 Januari 2026

Dua orang yang saling membenci karena Allah tetap akan mendapatkan pahala, meskipun salah satu dari keduanya berada di pihak yang salah.

Syarh al-Arba'in an-Nawawiyyah karya Zainuddin al-Munawi.
Terjemahan Teks
"Dua orang yang saling membenci karena Allah tetap akan mendapatkan pahala, meskipun salah satu dari keduanya berada di pihak yang salah. Hal ini dikarenakan asumsinya adalah masing-masing dari mereka telah mengerahkan ijtihadnya (usaha maksimal dalam berpikir) menuju suatu keyakinan atau perbuatan yang bertentangan dengan ijtihad orang yang lain. Mayoritas perbedaan kelompok dan golongan umat ini termasuk dalam kategori tersebut, selama tidak mengandung kekufuran. Dan kebanyakan akidah yang diperselisihkan di antara umat ini bersifat ijtihadi (hasil ijtihad)."
(Syarh al-Arba'in an-Nawawiyyah - Zainuddin al-Munawi, hal. 567)

Poin-Poin Penting:
Niat karena Allah: Seseorang bisa tetap berpahala meski pendapatnya salah, asalkan kebencian atau penolakannya didasari niat membela agama Allah sesuai pemahamannya.
Pentingnya Ijtihad: Menghargai bahwa orang lain mungkin memiliki landasan berpikir yang berbeda namun tetap serius dalam mencarinya.
Batas Toleransi: Perbedaan dipandang sebagai hal yang wajar (ijtihadi) selama tidak masuk ke dalam ranah kekufuran yang nyata.