Satu kali salat (salat wajib) di Masjidil Haram Mekah - (270.000.000) dua ratus tujuh puluh juta salat
Syekh kami Abu Ammar Muhammad bin Abdullah Bamousa - semoga Allah melindunginya - berkata
Bagi sebagian pengunjungnya yang sedang melaksanakan ibadah Umrah, beliau mendorong mereka untuk memanfaatkan peluang yang ada di Mekah.
Satu kali salat di seluruh Mekah di dalam batas-batas Haram setara dengan seratus ribu (100.000) salat.
Seratus ribu (100.000) dikalikan sepuluh kali menurut hadits Anas, semoga Allah meridainya, dalam dua kitab Sahih: lima kali lipat dalam pelaksanaan dan lima puluh kali lipat dalam berat.
Kita kalikan (100.000) × (10) dan hasilnya adalah satu juta doa (1.000.000).
Dan sejuta doa akan dilipatgandakan sepuluh kali, sebagaimana firman Allah Yang Maha Kuasa: “Barang siapa datang dengan membawa amal kebaikan, maka pahalanya akan berlipat ganda sepuluh kali.”
[Al-An'am: 160].
Jadi kita kalikan (1.000.000) juta × (10) - (10.000.000) sepuluh juta doa.
Kemudian angka sepuluh juta itu dikalikan dua puluh tujuh kali, berdasarkan sabda Nabi (shalawat dan salam kepadanya): "Shalat berjamaah lebih utama dua puluh tujuh kali lipat daripada shalat sendirian." (Diriwayatkan oleh Ibnu Umar, semoga Allah meridhoi mereka berdua).
Jadi kita kalikan (10.000.000) sepuluh juta - (27) dan hasilnya adalah (270.000.000)
Dua ratus tujuh puluh juta.
Tambahkan pula bukti bahwa amal kebaikan dapat dilipatgandakan sepuluh kali, hingga tujuh ratus kali, bahkan lebih: “Dan karunia Tuhanmu tidak terbatas.” [Al-Isra: 20]
Inilah pahala bagi mereka yang melaksanakan satu shalat wajib di dalam kawasan suci Mekah, lalu bagaimana dengan mereka yang melaksanakan lima shalat wajib atau lebih? Maka perbanyaklah shalat kalian di dalam kawasan suci Mekah dan carilah pahala, karena Allah berfirman: “Maka berlomba-lombalah berbuat kebaikan,” [Al-Baqarah: 148], dan hidup ini penuh dengan peluang.