Imam al-Kasani (w. 587 H) rahimahullah berkata:
النِّعَمُ مَجْهُولَةٌ، فَإِذَا فُقِدَتْ عُرِفَتْ
“Nikmat itu (nilainya sering kali) tidak diketahui. Namun ketika ia telah hilang maka barulah diketahui.” [ Bada-i’ ash-Shana-i’ 2/210 ]
Dahulu, di antara doa Syaikh al-Albani rahimahullah adalah:
“Ya Allah, jadikanlah kami mengetahui (nilai) nikmat-nikmatMu tanpa kami harus kehilangannya (terlebih dahulu).”