Rabu, 28 Januari 2026

Dari sini pun kita bisa lihat, batasan2 kita, sebagai thullabul ilm, sehingga memaksa kita buka lagi kitab2, menelusuri lagi dalil2, lalu mengcompare/ membandingkan lagi para pendapat yg ada, dan seterusnya

Saya pribadi sangat menikmati sanggahan2 dari al ustadz ajir, al ustadz faris baswedan, terlebih sanggahan dari al ustadz ahmad ubaidillah (yg sangat santun) 

Kesalahan dalam memahami,
Batasan2 maroji' yg sampai,
Dalil2 yg didapatkan
Perkataan2 para ahli ilmu yg mendukung tiap pendapat...

Dari sini pun kita bisa lihat, batasan2 kita, sebagai thullabul ilm, sehingga memaksa kita buka lagi kitab2, menelusuri lagi dalil2, lalu mengcompare/ membandingkan lagi para pendapat yg ada, dan seterusnya..

Dan inilah kebebasan para thullabul 'ilm, krn kita mau tahu mana yg benar, mana yg lebih shohih...

Oleh karena itu, sangat disayangkan jika diskusi2 ilmiah yg begitu agung ini, dinodai dg kata2 yg kasar, atau tuduhan2 yg kurang pantas, maka perhalusnya kata2 dan ibarat2...krn kita mengajak manusia kepada ilm  dan bashiroh...

Krn bisa jadi seorang tholibul ilmi memahami sesuatu yg salah, krn nash2/ dalil2nya kurang, atau ada salah baca, atau maraji'nya kurang, atau hal2 ilmiyah lainnya...

Karena kita ingin masuk ke dalam barisan para ulama, para salafushsholeh... Dg ilmu & amal yg shohih
Ust ferry pendar