blog ini berisikan kumpulan faedah faedah ilmu yang sangat bermanfaat kepada diri saya pribadi
Sabtu, 01 Agustus 2026
orang kaya dan orang miskin
Syaikh Sulaiman Al-Ruhaili (@solyman24):
Ada seorang laki-laki yang lewat di hadapan Rasulullah ﷺ, lalu beliau bertanya: Apa pendapat kalian tentang orang ini?
Para sahabat menjawab:
Ia adalah orang yang sangat layak, jika ia meminang (melamar) maka lamarannya pantas diterima, jika ia memberikan syafaat (rekomendasi/bantuan) maka akan dikabulkan, dan jika ia berbicara maka akan didengarkan.
Kemudian lewatlah seorang laki-laki dari kaum muslimin yang fakir (miskin). Rasulullah ﷺ bertanya:
Apa pendapat kalian tentang orang ini?
Para sahabat menjawab:
Ia adalah orang yang layak, jika ia meminang maka tidak akan dinikahkan (ditolak), jika ia memberikan syafaat maka tidak dikabulkan, dan jika ia berbicara tidak akan didengarkan.
Maka Rasulullah ﷺ bersabda:
Orang ini (yang miskin) lebih baik daripada sepenuh bumi orang yang seperti ini (yang kaya/terpandang).
Iblis menyerangmu pada 3 keadaan:
Iblis menyerangmu pada 3 keadaan:
1- Saat engkau sedang memiliki waktu luang, agar mengisinya dengan kemaksiatan.
2- Saat engkau marah, agar mendorongmu kepada kezaliman & penyesalan.
3- Saat engkau meraih keberhasilan, agar merusaknya dengan rasa ujub & kesombongan.
Maka, isilah waktu luangmu dengan ketaatan, tahanlah amarahmu dengan sikap santun dan sabar, serta nisbatkan setiap keberhasilan kepada Allah. Niscaya engkau termasuk orang-orang yang selamat.
===
Follow Chanel telegram & instagram Syaikh Prof.Dr. Ashim Al Qaryuti hafizhahullah dalam bahasa Indonesia: @alqaryuti_id
#SyaikhAshimAlQaryuti #twitulama #nasihat #godaan #iblis #selamat
Manhaj wasathiyah dalam "bermanhaj"
Manhaj wasathiyah dalam "bermanhaj"
Dengan semakin banyak nya warna 'salafi' akhir2 ini, cukup membuat kita bingung mana yang benar? Kok semua nya saling tuding?
Nah inilah pentingnya yang dinamakan manhaj wasathiyah dalam bermanhaj
Krn bermanhaj salafi ternyata tidak cukup hanya sekedar intisab dan semangat saja dlm mengamalkan sunnah, tapi butuh pula yang namanya wasathiyah dalam bermanhaj agar tidak jatuh ke dalam ghuluw atau tafrith
Terlalu abai dlm bermanhaj maka akan jatuh kedalam fitnah sururiyah, ahlu bidah pun akan di'salafikan' oleh nya
Sebaliknya Terlalu ghuluw dalam bermanhaj maka jatuh ke dalam fitnah haddadiyah, mudah sekali ia pukul sesama ahlu sunnah dengan godam 'tabdi, dan tafsiq'
Wasathiyah dalam bermanhaj ini juga terkadang disalahpahami sebagian 'pendaku salafi' dengan tetap berada di 'area abu2', tengah, atau ikut sana sini
Padahal sejatinya wasathiyah yang benar dalam bermanhaj adalah: selalu berusaha mengikuti sunnah dan petunjuk para salafus shalih
------------
Ini tak ubahnya manhaj wasathiyah ahlu sunnah dalam masalah iman, yang mana tidak terlalu ghuluw terkait iman seperti khawarij
Tak pula terlalu abai seperti murjiah
Ustadz lutfi setiawan
https://www.facebook.com/share/19Dw1sSddF/
Langganan:
Postingan (Atom)