Minggu, 23 Agustus 2026

(Allah) mendidik kita melalui perpisahan/kehilangan (al-faqd) untuk mengeluarkan kita dari kekuasaan hawa nafsu dan keterikatan yang tidak sehat (at-ta'alluq al-mardhi)

(Allah) mendidik kita melalui perpisahan/kehilangan (al-faqd) untuk mengeluarkan kita dari kekuasaan hawa nafsu dan keterikatan yang tidak sehat (at-ta'alluq al-mardhi), menuju kesadaran bahwa milik Allah-lah apa yang Dia berikan dan milik-Nya pulalah apa yang Dia ambil. Bahwasanya Dzat yang memberimu rezeki kemarin adalah Dzat yang memberi rezeki kepadamu hari ini. Dan bahwasanya Dzat yang mewajibkan perkara-perkara itu kepadamu adalah Dzat yang akan meringankan bebanmu dari menanggungnya, maka janganlah kamu berputus asa!
Paragraf Kedua:
Bisa jadi kita hidup bertahun-tahun tanpa mengetahui kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala dan hikmah-Nya di balik semua yang kita lalui; agar penjelas/penghibur yang sejati bagi seorang mukmin adalah prasangka baiknya kepada Pelindungnya dan kepasrahan dirinya yang sempurna terhadap ketetapan serta takdir-Nya, seraya mengumandangkan firman-Nya:
"Mudah-mudahan Allah mengembalikan mereka semuanya kepadaku" (QS. Yusuf: 83)
agar semua bentuk rezekinya datang kepadanya sekaligus secara bersamaan, tetapi pada waktu yang telah dipilihkan Allah baginya dengan penuh hikmah.
Kalimat Penutup:
Maka berprasangka baiklah kalian kepada Allah.