Minggu, 23 Agustus 2026

Tafsir Kalimat Tauhid

[Tafsir Kalimat Tauhid]
Orang orang kafir yang jahil mengetahui bahwa yang diinginkan oleh Nabi dari kalimat  لا إله إلا الله adalah :
(1) Mentauhidkan Allah dalam ibadah,
(2) Kufur terhadap segala sesuatu yang diibadahi selain Allah,
(3) Baro'ah ( meninggalkan, mengingkari dan berlepas diri ) dari segala sesuatu yang diibadahi selain Allah.
[Bukti dan Dalilnya] 
Saat Nabi menyeru mereka : Ucapkanlah  لا إله إلا الله maka mereka menjawab : Apakah Muhammad akan menjadikan sesembahan yang banyak ini tidak diibadahi dan hanya Allah satu satuNya yang diibadahi ?! Ini sungguh sesuatu yang sangat mungkar !!.
[Tafsir Tafsir yang Keliru] 
Jika anda mengetahui bahwa ternyata orang orang kafir yang jahil mengetahui hal itu, maka sangat mengherankan dari orang mengaku Islam namun tidak mengetahui ma'na kalimat  لا إله إلا الله yang justru diketahui oleh orang orang kafir yang jahil. (1) Bahkan lebih parah ia menyangka jika yang diinginkan dari kalimat tersebut sekedar mengikrarkannya dan tidak ada sedikitpun tuntutan untuk meyakini ma'na ma'nanya. (2) Yang agak cerdas dari mereka menyangka bahwa ma'nanya adalah tidak ada pencipta, pemberi rizki dan pengatur kecuali Allah.
[Status Jahil Terhadap Tafsir Kalimat Tauhid]
 Maka, tidak ada kebaikannya sama sekali dalam diri seseorang yang ternyata orang orang kafir yang jahil lebih berilmu ketimbang dirinya terhadap ma'na  لا إله إلا الله .