Minggu, 16 Agustus 2026

JANGANLAH LUPUT DALAM KESEDIHAN

*JANGANLAH LUPUT DALAM KESEDIHAN*

Bila kita amati bahwasanya kata-kata kesedihan dalam Al-quran itu semuanya terdapat dalam konteks kalimat larangan atau negatif. 

وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ

“Dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka” (QS. An-Nahl: 127).

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا ۖ

“Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Allah beserta kita” (QS. At-Taubah: 40)

لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati” (QS. Al-Baqarah: 38)

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah memaparkan apa rahasia dibalik itu semua, yakni karena kesedihan adalah keadaan yang tidak menyenangkan, tidak ada maslahat bagi hati. Suatu hal yang paling disenangi setan adalah membuat sedih hati seorang hamba. Hingga menghentikannya dari rutinitas amalnya dan menahannya dari kebiasaan baiknya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

إِنَّمَا النَّجْوَىٰ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ الَّذِينَ آمَنُوا

“Sesungguhnya pembicaraan bisik-bisik itu adalah dari syaitan, supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita” (QS. Al-Mujadalah: 10)

(Kitab Madarijussalikin 3/610-611, Imam Ibnu Qayyim, Cetakan Addarul Alamiyyah Mesir)

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

AAAA
Anton Abdillah Al Atsary