Sabtu, 15 Agustus 2026

majalah legendaris yang menginspirasi semangat tajdid dan pemurnian Islam di Nusantara pada awal-awal abad 20.

Seharian mengunduh sejumlah dokumentasi majalah-majalah legendaris yang menginspirasi semangat tajdid dan pemurnian Islam di Nusantara pada awal-awal abad 20. 

Majalah Al-Imam, yang dipimpin oleh Syaikh Muhammad bin Salim al-Kalaliy (Guru dari Teungku Hasbi ash-Shiddieqy) dan Syaikh Thahir Jalaluddin al-Falakiy al-Azhariy (Ulama ahli falak, sepupu dari Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, dan guru dari Syaikh Muhammad Jamil Jambek, Abdullah Ahmad serta Haji Rasul).

Majalah Al-Imam kemudian menginspirasi munculnya majalah dengan semangat yang sama di Minangkabau, yakni Majalah Al-Munir yang dipimpin oleh Abdullah Ahmad dan Haji Rasul. Profil keduanya dapat dilihat disini: https://www.facebook.com/wahyu.indrawijaya/posts/pfbid02NiaHhiMaLrupPrWjeeUty8GRhfiuk8S5vvQotW6kL8X4EggLLKH5o8NQ7mcX8rQ8l

Majalah Al-Munir selanjutnya menginspirasi KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta untuk menerbitkan Majalah Soewara Moehammadijah. Kyai Dahlan dibantu murid-muridnya, diantaranya yang sangat progresif adalah Haji Fachrodin.

Terima kasih orang-orang baik yang sudi menggunggah dokumen-dokumen langka tersebut sehingga dapat dinikmati oleh generasi sekarang.
Wahyu indra wijaya
https://www.facebook.com/share/1c5MsSGJNv/