Senin, 10 Agustus 2026

Secara garis besar ahlut ta'thil terbagi menjadi dua:

Secara garis besar ahlut ta'thil terbagi menjadi dua:
1) Muawwilah (hakikatnya adalah tahrif). 
2) Mufawwidhah (hakikatnya adalah tajhil). 

Yang dimaksud dengan ahlut ta'thil di sini adalah mereka-mereka yang meninggalkan zhahir nash yang mereka yakini sebagai bentuk tasybih terhadap sifat Allah. Mereka katakan bahwa zhahir nash tidak dimaksudkan di dalam konteks ayat tersebut. 

Muawwilah meninggalkan zhahir nash kemudian menyelewengkannya kepada makna yang lain. 

Sedangkan Mufawwidhah meninggalkan zhahir nash tanpa dibawa ke makna yang lain. Mereka katakan: Allah lebih tahu tentang makna nash tersebut. 

Kedua kelompok ini sama-sama menetapkan lafazh dari nash namun menempuh jalan lain untuk mengingkari makna asli dari nash tersebut. 

Berbeda dengan Musyabbihah yang tetap mengakui zhahir nash namun membawakannya kepada makna tasybih.

Namun jika diperinci lebih dalam, Musyabbihah juga dihitung sebagai ahlut ta'thil karena mereka menta'thil makna dari nash lalu membawakannya kepada tasybih. Selain itu mereka juga menta'thil nash-nash yang menyebutkan bahwa Allah tidak sama dengan makhluk Nya. Wallahu a'lam.
Ustadz muhammad taufiq 
https://www.facebook.com/share/1DSRppSgKj/