Siapakah syeikh pemateri daurah di Indonesia yang bebas dari tuduhan sururi?
La bagaimana dengan pesertanya, berguru kepada guru yang dituduh sururi?
Ini benar benar menguji konsistensi dan kewarasan berpikir.
La, terus bagaimana dong?
Sudah saatnya berpikir jernih, obyektif berdiskusi tentang pemikiran bukan oknum.
Sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
مَن كانَ مُسْتَنًّا ، فَلْيَسْتَنَّ بمن قد ماتَ ، فإنَّ الحيَّ لا تُؤمَنُ عليه الفِتْنَةُ ، أولئك أصحابُ محمد - صلى الله عليه وسلم - ، كانوا أفضلَ هذه الأمة : أبرَّها قلوبًا ، وأعمقَها علمًا ، وأقلَّها تكلُّفًا ، اختارهم الله لصحبة نبيِّه ، ولإقامة دِينه ، فاعرِفوا لهم فضلَهم ، واتبعُوهم على أثرهم ، وتمسَّكوا بما استَطَعْتُم من أخلاقِهم وسيَرِهم ، فإنهم كانوا على الهُدَى المستقيم
Siapa saja yang mencari teladan, hendaknya ia meneladani orang-orang yang sudah mati, karena orang yang masih hidup, tidak ada jaminan baginya untuk selamat dari kekacauan/fitnah, mereka itulah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Mereka adalah generasi terbaik umat ini, mereka orang paling baik hatinya, paling mendalam ilmunya, paling bersahaja hidupnya.
Allah memilih mereka menjadi pendamping Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan pejuang penegak agama-Nya.
Kenalilah keutamaan mereka, dan ikutilah jalan mereka. Dan berpegang teguhlah sekuat tenaga kalian dengan akhlaq dan jalan hidup/manhaj mereka, karena mereka semua berada di atas jalan yang lurus. ( Ibnu Abdil Barr, Jami’ Bayan al-Ilmi wa Fadhlihi: 2/97)
Sebagian syeikh itu kemarin disanjung setinggi langit, namun tak selang berapa lama dijatuhkan dan hilang kehormatannya.
Sebagian mereka bersahabat, namun kemudian saling memusuhi.
Kawan, bila cara cara tersebut kita adopsi, maka nasib yang sama pada saatnya nanti, akan menimpa anda sendiri.
Salah satu alasan kondisi tersebut terjadi adalah karena pola pikir yang tidak membumi, menginginkan orang lain sempurna, dan standar sempurnanya adalah dirinya sendiri atau gurunya, lupa bahwa dirinya dan juga gurunya hanyalah manusia biasa yang sarat dengan kekurangan.
Para syeikh yang hadir dan anda hadiri majlisnya tak luput dari label sururi dan sejenisnya.
Masihkan anda merasa pwde untuk menggunakan amunisi yang sama untuk membidik orang lain?
إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
Sesungguhnya diantara ajaran nabi nabi terdahulu yang masih diajarkan ditengah masyarakat ialah ucapan : jika kamu tidak lagi punya rasa malu, maka berbuatlah sesukamu." (Al Bukhari)
Ojo ngono to mas, ayo podo ngilo githoe dewe.