Minggu, 02 Agustus 2026

Barang siapa yang menganggap ucapannya sebagai bagian dari amalnya, niscaya akan sedikit bicaranya kecuali dalam hal-hal yang bermanfaat baginya


**وقال عمرُ بنُ عبدِ العزيزِ رَحِمَهُ اللهُ: «من عَدَّ كلامَه من عملِه، قلَّ كلامُه إلا فيما يعنيه». وهو كما قال، فإنَّ كثيرًا من الناس لا يعدُّ كلامَه من عملِه، فَيُجَازِفُ فيه، ولا يتحرَّى،**

Wa qāla 'Umaru-bnu 'Abdil-'Azīzi raḥimahullāh: "Man 'adda kalāmahū min 'amalihī, qalla kalāmuhū illā fīmā ya'nīh." Wa huwa kamā qāl, fa inna kathīran minan-nāsi lā ya'uddu kalāmahū min 'amalih, fa yujāzifu fīh, wa lā yataḥarrā,
"Umar bin Abdul Aziz —semoga Allah merahmatinya— berkata:
'Barang siapa yang menganggap ucapannya sebagai bagian dari amalnya, niscaya akan sedikit bicaranya kecuali dalam hal-hal yang bermanfaat baginya> **Dan apa yang beliau katakan  sungguh benar, sebab banyak orang yang tidak menganggap perkataannya sebagai bagian dari perbuatannya, sehingga ia asal berbicara (tanpa memikirkan akibatnya) dan tidak berhati-hati..."**