Selasa, 04 Agustus 2026

Ada satu perubahan pola pikir yang cukup menarik untuk direnungkan.

Ada satu perubahan pola pikir yang cukup menarik untuk direnungkan.

Dulu, para ulama mengatakan:

الخُرُوجُ مِنَ الْخِلَافِ أَوْلَى

"Keluar dari perkara yang diperselisihkan itu lebih utama."

Kenapa? Karena adanya khilaf membuat mereka semakin takut salah di hadapan Allah.

Hari ini, tidak sedikit yang berkata:

"𝘎𝘢𝘴 𝘢𝘫𝘢... 𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘬𝘩𝘪𝘭𝘢𝘧."

Perhatikan bedanya.

Dulu, khilaf melahirkan sikap wara' (kehati-hatian).

Sekarang, khilaf justru sering dijadikan tameng untuk mencari pembenaran.

Jangan sampai kalimat "kan ulama khilaf" berubah dari pintu mencari kebenaran menjadi jalan mencari pembolehan.

Sebab orang yang benar-benar mencari ridha Allah akan bertanya,

"𝘔𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘥𝘪 𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩?"

Sedangkan orang yang mengikuti hawa nafsu akan bertanya,

"𝘔𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘤𝘰𝘤𝘰𝘬 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘢𝘯𝘬𝘶?"

Perbedaan keduanya bukan terletak pada lisannya, tetapi pada niat yang tersembunyi di dalam hati.

(𝘈𝘠𝘏𝘔)