"Cari tempat dimana kamu dihargai"
Kalau kata Ustadz Arifin Badri hafizhahullah ketika cari pekerjaan atau berdakwah tolak ukurnya bukan mencari penghargaan manusia. Karena mau bagaimanapun juga tak ada yang benar-benar seratus persen menghargai kinerja kita. Biarkan Allah Yang di atas memberi reward jerih payah kita selama ini. Ikhlasin niat, kemudian jalani apa yang ada.
Ana tambahin salah satu pesan Ustadz Maududi hafizhahullah: "Cari tempat dimana kita bisa memaksimalkan potensi kita." Karena kerja/dakwah itu tak hanya sekedar gaji atau apresiasi manusia. Kadang potensi kita ngestuck tak terkeluarkan walau dengan gaji tinggi di perusahaan/yayasan. Bisa jadi karena tempat mengeluarkan kapabilitas diri menjadi sempit akibat menumpuknya SDM di lokasi tersebut. Atau karena terlalu nyaman dengan kondisi yang sekarang hingga tidak mau keluar dari zona nyaman.
Kalau bisa menjamak antara tiga hal ini (income, apresiasi dan potensi) maka fabiha wa ni'mah. Namun sangat jarang kita dapati hal seperti ini terjadi. Imma dapat dua dari tiga, atau hanya satu dari tiga. Semoga kita semua diberi kekuatan oleh Allah Ta'ala terutama para kepala keluarga yang saat ini sedang berjuang menafkahi keluarganya.
https://www.facebook.com/share/1BrVzP2nk5/