[3815] Hadis 3679:
Telah menceritakan kepada kami Muhammad, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Abdah, dari Hisham bin Urwah, dari ayahnya, ia berkata: Aku mendengar Abdullah bin Ja'far berkata: Aku mendengar Ali berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sebaik-baik wanitanya (surga/dunia) adalah Maryam, dan sebaik-baik wanitanya adalah Khadijah."
(Dan diriwayatkan pula dari jalur lain): Dan menceritakan kepadaku Sadaqah, telah mengabarkan kepada kami Abdah, dari Hisham, dari ayahnya, ia berkata: Aku mendengar Abdullah bin Ja'far, dari Ali, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Sebaik-baik wanitanya adalah Maryam, dan sebaik-baik wanitanya adalah Khadijah."
[3816] Hadis 3680:
Telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Ufair, ia berkata: Al-Laits menulis surat kepadaku, ia berkata: Dari Hisham, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata:
"Aku tidak pernah merasa cemburu kepada seorang pun dari istri-istri Nabi ﷺ sebagaimana cemburuku kepada Khadijah, padahal ia telah wafat sebelum beliau menikahiku. Hal itu karena aku sering mendengar beliau menyebut-nyebut namanya. Dan Allah Azza wa Jalla telah memerintahkan beliau untuk menyampaikan kabar gembira kepadanya tentang sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara/bambu emas (qashab). Serta apabila beliau menyembelih seekor domba, beliau akan menghadiahkannya (membagikannya) kepada para sahabat/teman Khadijah sekadar yang mencukupi mereka."
[3817] Hadis 3681:
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Humaid bin Abdurrahman, dari Hisham bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata:
"Aku tidak pernah cemburu kepada seorang wanita pun melebihi cemburuku kepada Khadijah, karena seringnya Rasulullah ﷺ menyebut-nyebut namanya..."
(Halaman Lanjutan)
Kelanjutan Hadis 3814:
"...beliau menikahiku tiga tahun setelah wafatnya Khadijah. Dan Rabb-nya —atau Jibril— memerintahkan beliau untuk menyampaikan kabar gembira kepadanya berupa sebuah rumah di surga yang terbuat dari qashab (mutiara yang berongga)."
[3818] Hadis 3682:
Telah menceritakan kepada kami Umar bin Muhammad bin Hasan, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami ayahku, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hafsh, dari Hisham, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata:
"Aku tidak pernah merasa cemburu kepada seorang pun dari istri-istri Nabi ﷺ sebagaimana cemburuku kepada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya. Akan tetapi beliau sangat sering menyebut namanya. Dan terkadang beliau menyembelih seekor domba lalu memotong anggota tubuhnya kemudian mengirimkannya kepada teman-teman Khadijah. Maka terkadang aku berkata kepada beliau: 'Seolah-olah tidak ada wanita lain di dunia ini selain Khadijah!' Beliau pun bersabda: 'Sesungguhnya dialah wanita yang demikian dan demikian, dan darinyalah aku mendapatkan anak.'"
[3819] Hadis 3683:
Telah menceritakan kepada kami Musaddad, telah menceritakan kepada kami Yahya, dari Isma'il, ia berkata: Aku bertanya kepada Abdullah bin Abi Aufa: "Apakah Nabi ﷺ memberi kabar gembira kepada Khadijah?" Ia menjawab: "Ya, dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari qashab, tidak ada kegaduhan di dalamnya dan tidak pula keletihan."
[3820] Hadis 3684:
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail, dari Umarah, dari Abu Zur'ah, dari Abu Hurairah, ia berkata:
Malaikat Jibril datang kepada Nabi ﷺ seraya berkata: "Wahai Rasulullah, ini Khadijah datang membawa wadah berisi lauk-pauk, makanan, atau minuman. Apabila ia datang kepadamu, sampaikanlah salam kepadanya dari Rabb-nya dan dariku, dan berilah ia kabar gembira dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari qashab, tidak ada kegaduhan di dalamnya dan tidak ada pula keletihan."
[3821] Hadis 3685:
Isma'il bin Khalil berkata: Telah mengabarkan kepada kami Ali bin Mushir, dari Hisham, dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata:
Halah binti Khuwailid —saudara perempuan Khadijah— meminta izin masuk ke tempat Rasulullah ﷺ. Beliau mengenali cara minta izin Khadijah (karena suaranya mirip), maka beliau pun terperanjat/gembira seraya berkata: "Ya Allah, ini Halah!" Maka aku merasa cemburu dan berkata: "Apa yang membuatmu teringat kepada wanita tua Quraisy yang pipinya telah kemerahan (ompong) dan telah binasa ditelan zaman, padahal Allah telah menggantikannya untukmu dengan yang lebih baik darinya?"
Catatan/Syarah (Bagian Bawah):
Perkataan (Bab Pernikahan Nabi ﷺ dengan Khadijah dan Keutamaannya): Kata tazawwuj berarti tafa''ul, bermakna pernikahan beliau dengannya secara langsung atas kehendak beliau sendiri.
Perkataan (Khadijah): Dialah wanita pertama yang dinikahi oleh Nabi ﷺ. Nama lengkapnya Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushayi, bertemu nasabnya dengan Nabi ﷺ pada Qushayi. Menurut pendapat mayoritas ulama, beliau menikahinya pada usia 25 tahun, dan yang menikahkan Khadijah adalah ayahnya, Khuwailid.