Ketika Jin Mengobati Luka : Catatan dari Penjara Imam Ahmad
Abu Abdillah (Imam Ahmad bin Hanbal) pernah dipenjara bersama seorang pemuda yang baru saja dicambuk. Pemuda itu membawa sebuah botol berisi air yang aromanya semerbak seperti minyak kasturi.
Pada hari ketiga setelah hukuman cambuk, luka-luka di tubuh pemuda tersebut membengkak dan rasa sakitnya semakin hebat. Ia lalu berkata kepada Imam Ahmad, "Demi Allah, aku memohon kepadamu, bantulah mengobatiku."
Pemuda itu kemudian menyiramkan air dari botol tersebut ke luka-lukanya, dan Abu Abdillah membantu mengusapkannya. Setelah itu, rasa sakitnya mereda dan ia pun menjadi tenang.
Melihat kejadian tersebut, sipir penjara mengikuti pemuda itu lalu berkata, "Tidakkah engkau memberiku sedikit dari air ini?"
Pemuda itu menjawab, "Itu tidak mungkin. Air ini berasal dari air surga. Allah menurunkannya di negeri Hindi, dan aku termasuk penghuni tempat itu dari kalangan jin."
Setelah mengatakan hal tersebut, ia menghilang dari pandangan sipir penjara. Melihat itu, sang sipir seketika terkejut dan ketakutan.
📚 Thabaqat Al-Hanabilah (1/45)
Tanbih :
Kisah ini disebutkan oleh para penulis kitab tarajim sebagai riwayat sejarah. Adapun pernyataan bahwa air tersebut berasal dari surga dan diturunkan di negeri Hindi adalah klaim yang diucapkan oleh sosok dalam kisah tersebut, bukan pernyataan Imam Ahmad maupun penulis kitab. Karena itu, kisah ini tidak dapat dijadikan landasan aqidah atau hukum, melainkan sebatas riwayat yang dinukil dalam literatur sejarah Hanabilah.
Wallahu a'lam
Ibn Nashrullah