Kita harus bersungguh-sungguh untuk tidak berbicara kecuali setelah mengoreksi (introspeksi) diri: Apakah ucapan ini akan bermanfaat bagiku kelak di hari kiamat saat berjumpa dengan Allah Jalla wa 'Alaa, atau justru memudaratkanku? Jika ucapan itu termasuk yang membawa manfaat, maka teruskanlah. Namun jika memudaratkan, maka tahanlah. Adapun jika tidak bermanfaat dan tidak pula memudaratkan, maka termasuk kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak berguna baginya. Dan dalam hal ini, tulisan pun termasuk ke dalam hukum ucapan.
— Silsilah al-Muhadharat al-'Ilmiyyah wa al-Tarbawiyyah Syaikh Abdul Karim Al-Khudheir - hlm. 136 📖
علينا أن نحرص على ألا نتكلم إلا بعد محاسبة للنفس، هل هذه الكلمة تنفعني يوم القيامة حين ألقى الله جل وعلا أو تضرني؟ فإن كانت مما ينفع أَقْدَم، وإن كانت تضر أَحجَم، وإن كان لا هذا ولا هذا فمن حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه، ويدخل في الكلام الكتابة.
-----
سلسلة المحاضرات العلمية والتربوية للشيخ عبدالكريم الخضير - ص١٣٦ 📖