Minggu, 30 Agustus 2026

Tatkala Allah ingin menjadikan nama seorang alim itu harum dan terangkat kembali setelah mereka tiada adalah adanya orang-orang yang mencoreng kehormatan atau menusuk ilmu yang dibawa oleh sang alim

Tatkala Allah ingin menjadikan nama seorang alim itu harum dan terangkat kembali setelah mereka tiada adalah adanya orang-orang yang mencoreng kehormatan atau menusuk ilmu yang dibawa oleh sang alim. Hal itu juga bagian dari cara Allah untuk tetap terus memberikan limpahan rahmat serta pahala kepada sang alim dengan adanya lisan-lisan yang tak bertanggung jawab berbicara tentang dirinya. 

Itulah mengapa tatkala Ummul Mu'minin Aisyah mendengar adanya segerombolan manusia yang mencaci para shahabat, terkhusus mencaci Abu Bakar & Umar - yang mana mereka adalah para ulama umat dan mufti kaum muslimin-, maka Aisyah berkata; 

"Mengapa kalian heran dengan hal ini? Amal perbuatan mereka telah terputus (karena wafat), maka Allah ingin agar pahala mereka tidak terputus (dengan adanya celaan terhadap mereka -pent)." (HR. Muslim) 

Semoga Allah merahmati al Imam al Muhaddits Muhammad Nashiruddin al Albani dan mengampunkan kesalahan-kesalahan beliau serta memasukkan beliau kedalam surga Firdaus yang tertinggi.
Ustadz yami cahyanto