Minggu, 25 Januari 2026

Perumpamaan sebagaimana yang as-syaikh Al-Albâniy rahimahullâh bantah atas syubhât

Perumpamaan sebagaimana yang as-syaikh Al-Albâniy rahimahullâh bantah atas syubhât 

"siapa yang akan mengobati para wanita kita jika mereka tidak mengajarkan para wanita qaum muslimîn kedokteran?."

Dan beliau rahimahullâh menjawab: 

"Akan ada di sana muslimîn yang bermaksiat kepada Allâh, dan mereka membiarkan putri-putri mereka belajar kedokteran di perkuliyyahan yang ikhtilâth."

Ilustrasi gambar adalah narasi untuk memahami kalâm Al-Albâniy:

"Dua orang terdampar di suatu pulau, yang kanan mu'min, dan kiri mulhid, yang kanan sibuk istighâtsah kepada Allâh, dan Allâh mengabulkan do'a mu'min tersebut sehingga Dia menganugerahkan kepadanya dengan adanya seorang mulhid (gambar yang kiri) yang membuat rakit untuknya."

Tambahan penerjemah:

Ibarat contoh saat ini, negara Saudi sibuk dengan dakwah tauhîd, sementara orang-orang kuffâr sibuk dengan mengembangkan sain dan teknologi, kalau muslimîn disibukkan dengan teknologi, maka habis sebagian besar waktu mereka untuk perkara dunia, namun karena mereka habiskan waktu mereka untuk menyebarkan tauhîd dan sunnah, ternyata Allâh jadikan yang paling banyak mengambil manfaat hasil pengembangan teknologi negara kuffâr tidak hanya kuffâr saja bahkan negara tauhîd juga memanfaatkan teknologi mereka walau mereka tidak menghabiskan umur dan waktu mereka untuk itu.

Inilah yang Allâh katakan dalam Sûrah At-Thalaq ayat 3:

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Dan barangsiapa yang bertaqwâ kepada Allâh, maka Allâh jadikan jalan keluar untuknya, dan memberikan rizqi kepadanya dari jalan yang tidak disangka-sangka.