Awal Kemunculan Sekte Sufi
Syaikh Dr. Isa bin Abdillah as-Sa'di mengatakan:
وأول من عُرف بالصوفي أبو هاشم الكوفي المتوفى سنة ١٥٠هـ، وقيل: إنه عبدك المتوفى سنة ٢١٠هـ، وقيل: إنه جابر بن حيان المتوفى سنة ٢٠٨هـ. وهناك اهتمام من الغربيين ومراكز الاستشراق بالتصوف إعجاباً بروحانيته عند بعضهم، وخبثاً من بعضهم لما يرى فيه من روح الاستسلام واتجاه سلبي نحو الحياة.
“Orang pertama yang dikenal dengan sebutan sufi adalah Abu Hasyim al-Kufi yang wafat pada tahun 150 H. Ada pula yang mengatakan bahwa sufi pertama adalah ‘Abdak yang wafat pada tahun 210 H. Dan ada yang mengatakan bahwa sufi pertama adalah Jabir bin Hayyan yang wafat pada tahun 208 H.
Ada ketertarikan besar dari kalangan Barat dan pusat-pusat orientalisme terhadap sufisme. Sebagian dari mereka tertarik karena mengagumi sisi spiritualitasnya, dan sebagian yang lain karena motif yang tidak baik, karena mereka memandang bahwa di dalamnya terdapat semangat pasrah dan kecenderungan menyikapi kehidupan (dunia) dengan negatif” (Mukhtashar fil Adyan wal Firaq, hal. 47).
Nuruddin Abdurrahman al-Jami rahimahullah mengatakan:
أنَّ أبا هاشِمٍ الكوفيَّ أوَّلُ مَن دُعيَ بالصُّوفيِّ، ولم يُسَمَّ أحَدٌ قَبلَه بهذا الاسمِ، كما أنَّ أوَّلَ خانِقاه بُنِي للصُّوفيَّةِ هو ذلك الذي في رَملةِ الشَّامِ
“Sesungguhnya Abu Hasyim al-Kufi adalah orang pertama yang disebut dengan gelar sufi. Dan sebelum dirinya tidak ada seorang pun yang dinamai dengan nama tersebut. Demikian juga khanqah (tempat menyendiri untuk kaum sufi) pertama yang dibangun bagi kaum sufi adalah yang berada di Ramlah, wilayah Syam" (Nafahat al-Uns, hal. 31).
Jelaslah bahwa di zaman Nabi dan para salaf, tidak ada sekte sufi. Namun ia adalah cara beragama baru yang diada-adakan oleh orang belakangan.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan:
إنَّ لفظَ الصُّوفيَّةِ لم يَكُنْ مَشهورًا في القُرونِ الثَّلاثةِ، وإنَّما اشتَهَرَ التَّكَلُّمُ به بَعدَ ذلك
"Lafadz 'sufiyah' tidak dikenal di tiga generasi awal umat Islam. Namun masyhur dibicarakan di masa setelah itu" (as-Shufiyah wal Fuqara', hal. 5).
Semoga Allah Ta'ala memberi taufik.
Fawaid Kangaswad | Umroh Bersama Kami: bit.ly/fawaid-umroh