Rabu, 10 Juni 2026

Hendaklah engkau mengikuti mazhab yang dianut oleh penduduk negerimu!

Hendaklah engkau mengikuti mazhab yang dianut oleh penduduk negerimu!”
Al-Majd Ibnu Taimiyah rahimahullah menukil perkataan Menteri Ibnu Hubairah rahimahullah:
“Adapun penetapan madrasah-madrasah dengan nama para fuqaha tertentu, maka menurutku tidak mengapa. Hal itu karena para penuntut fikih berkonsentrasi mempelajari satu mazhab saja, tanpa bercampur dengan pengikut mazhab lain yang dapat memicu perdebatan dan menimbulkan perselisihan.
Beliau menceritakan kepadaku bahwa Syaikh Muhammad bin Yahya pernah mengabarkan kepadanya dari Al-Qadhi Abu Ya'la, bahwa ada seorang fakih datang kepadanya untuk mempelajari mazhab Imam Ahmad. Lalu beliau bertanya tentang negeri asalnya, dan orang itu pun memberitahukannya.
Maka Al-Qadhi Abu Ya'la berkata:
‘Sesungguhnya seluruh penduduk negerimu mempelajari mazhab Syafi'i. Mengapa engkau meninggalkannya dan beralih kepada mazhab kami?’
Orang itu menjawab:
‘Aku berpindah mazhab semata-mata karena ingin belajar kepadamu.’
Maka beliau berkata:
‘Hal seperti ini tidak tepat. Sebab jika engkau berada di negerimu dengan mengikuti mazhab Ahmad, sementara seluruh penduduk negerimu mengikuti mazhab Syafi'i, engkau tidak akan menemukan orang yang dapat beribadah bersamamu dan mengkajinya bersamamu. Bahkan engkau berpotensi menimbulkan pertengkaran dan memicu perselisihan. Karena itu, tetap berada di atas mazhab Syafi'i sebagaimana penduduk negerimu lebih utama bagimu.’
Kemudian beliau mengarahkannya kepada Syaikh Abu Ishaq al-Shirazi dan membawanya menemui beliau. Orang itu pun berkata:
‘Aku mendengar dan taat. Aku akan mendahulukannya di atas para fuqaha yang lain.’”
📚 Al-Musawwadah fi Ushul al-Fiqh karya Majd al-Din Ibn Taymiyyah, hlm. 451–452.
ust khatib al andalasi
https://www.facebook.com/share/p/1CzYrJTYLa/