Saya selalu ingat masa duduk di majelis terbatas yang diampu oleh Guru Kami Syaikh Ahmad Abu al-`Ainain. Di antara buku yang dibaca di majelis itu adalah Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah dan adh-Dha`ifah secara bergantian. Saat Syaikh Ahmad membacakan sanad-sanad yang dikumpulkan oleh Syaikh al-Albani, terutama dalam Silsilah adh-Dha`ifah, beliau kerap menitikkan air mata.
"Syaikh al-Albaniy benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk ilmu," kenang Syaikh Ahmad.