Anjuran meninggalkan pakaian mewah bukan berarti kita memakai pakaian jelek. Atau pakai mobil jelek dsb.
Namun pertengahan antara keduanya.
Imam Assarokhsi dalam kitab Al Mabsuth (30/268) ketika menjelaskan makna hadits yang artinya, "Siapa yang memakai pakaian syuhroh di dunia maka Allah akan memakaikan kepadanya pakaian kehinaan pada hari kiamat." (HR Abu Dawud)
Beliau berkata:
" والمراد أن لا يلبس نهاية ما يكون من الحسن والجودة في الثياب على وجه يشار إليه بالأصابع ، أو يلبس نهاية ما يكون من الثياب الخَلِقِ – القديم البالي - على وجه يشار إليه بالأصابع , فإن أحدهما يرجع إلى الإسراف والآخر يرجع إلى التقتير ، وخير الأمور أوسطها " انتهى .
"Yang di maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang sangat bagus sehingga dikagumi orang. Atau pakaian sangat jelek sehingga membuat orang merasa aneh. Karena yang pertama berlebih lebihan dan yang kedua terlalu pelit. Dan sebaik baik perkara adalah yang tengah tengah."