Kamis, 11 Juni 2026

Ada orang yang banyak membaca, tetapi tidak menemukan keberkahan di dalamnya

Ada orang yang banyak membaca, tetapi tidak menemukan keberkahan di dalamnya. Dia juga tidak merasakan pengaruh yang besar baik pada diri sendiri maupun para pendengarnya.

Hal ini karena beberapa sebab, yang terpenting antara lain bahwa Al-Qur'an dan Al-Hadits tidak mendapat porsi yang cukup sebagai bacaannya. Anda akan mendapati dia menghabiskan waktu berjam-jam membaca buku, tetapi tidak meluangkan satu jam pun untuk membaca Al-Qur'an dan Al-Hadits. Dia tidak menemukan keberkahan, kelembutan, dan rasa takut (kepada Allah) yang diperoleh orang yang menunaikan jatah tetap dalam membaca Al-Qur'an dan Al-Hadits setiap hari.

Sungguh, perkataan manusia, seberapapun tinggi gaya bahasanya dan betapapun hebat maknanya, tidak membawa ke dalam hati makna iman yang dibawa oleh Al-Qur'an dan Sunnah yang sahih. Jadi, jika seorang penuntut ilmu menginginkan keberkahan dan keselamatan dari kegersangan yang tampak pada sebagian pembaca, maka Al-Qur'an dan As-Sunnah harus memiliki bagian yang tetap dari waktu-waktu berharganya.

Dr. Isa bin Abdullah As-Sa'di
ufi