Sabtu, 07 Maret 2026

Kekafiran Syî'ah ketika tidak sedang taqiyyah (taqiyyah mereka itu berpura-pura sama seperti Sunniy yang berimân kepada Allâh dan bersaksi Muhammad Rasûlullâh)

Kekafiran Syî'ah ketika tidak sedang taqiyyah (taqiyyah mereka itu berpura-pura sama seperti Sunniy yang berimân kepada Allâh dan bersaksi Muhammad Rasûlullâh) terang, hal itu dapat kita lihat dalam kitâb imâm mereka, dan dalam kitâb tulisan Imâm mereka akan teranglah hakekat mereka sebenarnya.

Salah satu imâm mereka bernama Ni'matullâh Al-Musawiy Al-Jazâiriy berkata dalam kitâbnya Al-Anwâr An-Nu'mâniyyah (nash fatwânya lihat tulisan stabilo kuning dan garis bawah merah)

Terjemahannya:

"Walhasil Aku tidak akan berkumpul bersama mereka di atas tuhan yang satu, tidak pula di atas nabi, dan tidak pula di atas imâm, dan itu disebabkan mereka (sunniy) berkata bahwasanya Rabb (tuhan) mereka adalah yang Muhammad shallallâhu 'alaihi wa sallam menjadi nabinya, dan Abû Bakar khalîfah setelahnya, dan kami tidak akan berkata dengan Rabb ini, dan tidak pula dengan nabi yang itu (nabi Muhammad), tetapi kami akan katakan bahwasanya Rabb yang khalîfah nabinya adalah Abû Bakar bukanlah Rabb kami, dan nabi itu (nabi Muhammad) bukanlah nabi kami."

Kekeliruan, kritik, dan saran terkait terjemahan sampaikan pada penerjemah

FB Penerjemah: Dihyah Abdussalam 
IG Penerjemah: @mencari_jalan_hidayah