Salah satu penyebab kesesatan kaum Murji'ah adalah pengingkaran mereka terhadap adanya hubungan erat (keniscayaan/konsekuensi) antara apa yang ada di dalam batin (hati) dengan apa yang tampak di lahiriah (perbuatan).
Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah berkata:
"Barangsiapa yang mengetahui keterkaitan antara lahiriah dan batin, niscaya akan hilang syubhat (keraguan) darinya dalam bab (perkara) ini."
(Majmu' al-Fatawa, Jilid 8, Hlm. 626)
Beliau juga berkata:
"Hubungan keterkaitan (antara lahir dan batin) adalah perkara yang pasti. Dan anggapan bahwa tidak ada keterkaitan di antara keduanya merupakan suatu kesalahan dari orang-orang keliru. Barangsiapa yang mengetahui adanya hubungan keterkaitan antara perkara-perkara batin dan lahiriah, niscaya akan hilang banyak syubhat darinya."
(Majmu' al-Fatawa, Jilid 8, Hlm. 646)
📚 Haqiqatul Iman wa Naqdu 'Aqaid al-Murji'ah al-Mu'ashirah wal Khawarij al-Judad
Tanbih : Jika seseorang secara total, sistematis, dan sengaja mengganti seluruh syariat Allah dengan hukum lain, Syaikhul islam menilai bahwa mustahil batin orang tersebut masih memiliki iman yang benar. Karena jika batinnya mengagungkan Allah, lahiriahnya pasti akan berusaha tunduk kepada hukum-Nya.
Muhammad saiful anwar