Selasa, 23 Juni 2026

Mirip Penyembahan Pada Pemimpin

Mirip Penyembahan Pada Pemimpin

Kelompok neo Murjiah mengharamkan photo dan menjadikannya sebagai tanda kesesatan seseorang. Dahulu, kami sering di tahdzir masalah ini. Keras sikap mereka dalam masalah photo. Sehingga yang biasa melakukan photo dokumentasi, dianggap sebagai salah satu penyimpangan.

Ternyata, keyakinan akan haramnya photo itu, dan sikap keras mereka terhadap pelakunya, menjadi jinak saat diperintah oleh penguasa. Malah merekalah pelakunya. Katanya, karena disuruh pemimpin.

Kalau disuruh pemimpin harus ditaati, karena dia adalah ulul Amri. :) 

Padahal, keyakinan mereka itu haram lho, salah satu tanda kesesatan lagi. Yang lucunya, mereka juga biasa katakan, tidak ada ketaatan pada makhluk dalam bermaksiat kepada Allah.

Terus, keyakinan kalian tentang photo itu apa? Emangnya pemimpin itu tuhan???

Kok saya jadi ingat peristiwa Adi bin Hatim, yang ketika Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wasallam- membacakan ayat:

اتَّخَذُوا أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ

"Mereka menjadikan orang-orang alim dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah. (Qs. At-Taubah: 31)

Adi bin Hatim mengatakan: "Mereka tidak menyembah rahib-rahib itu."

Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wasallam- bersabda:

بَلَى، إِنَّهُمْ حَرَّمُوا عَلَيْهِمُ الْحَلَالَ، وَأَحَلُّوا لَهُمُ الْحَرَامَ، فَاتَّبَعُوهُمْ، فَذَلِكَ عِبَادَتُهُمْ إِيَّاهُمْ

"Tidak, sesungguhnya mereka mengharamkan hal yang halal bagi para pengikutnya dan menghalalkan hal yang haram bagi mereka, lalu mereka mengikutinya; yang demikian itulah ibadah mereka kepada orang-orang alim dan rahib-rahib mereka." ( HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Kaitannya haram, giliran disuruh pemerintah jadi boleh :D
abu usaid al munawi
https://www.facebook.com/share/18k3zSZqii/