📝Penjelasan Syaikh Dr. Nashir bin Abdullah al-Qifari hafizhahullah bahwa Rafidhah terkumpul padanya keyakinan menyimpang dari berbagai sekte sesat. Kemudian beliau menambahkan di kitab Maqalat Firaq bahwa agama Rafidhah terkumpul juga padanya berbagai aqidah dari berbagai agama sesat baik itu ahlul kitab maupun paganisme (Shabi'ah, Majusi, Budha, Hindu dll).
🔎Berikut penjabarannya:
📚1) Dalam bab asma' was shifat mereka Jahmiyah Mu'aththilah. Selain itu mereka juga musyabbihah sebagaimana disebutkan dalam kitab mereka bahwa para imam merupakan perwujudan dari nama-nama Allah.
📚2) Dalam bab asma' wal ahkam mereka mengambil dua ideologi kelompok sesat:
- Ketika menilai pengikut Rafidhah sendiri mereka adalah Murji'ah ghulat. Aqidah mereka bahwa: keimanan terhadap imam tidak berpengaruh padanya kemaksiatan. Seseorang tetap dikatakan mukmin sempurna selagi ia beriman kepada imam, walaupun mengerjakan kemaksiatan.
- Ketika menilai kaum muslimin di luar mereka, mereka adalah Khawarij takfiri berdarah dingin. Mereka berkeyakinan bahwa kaum muslimin di luar agama mereka adalah kafir kekal di neraka dan halal darah serta hartanya. Juga mereka menghalalkan revolusi dan kudeta terhadap pemimpin muslim.
📚3) Dalam bab tauhid uluhiyah mereka musyrik. Banyak sekali penyimpangan ibadah yang mereka lakukan seperti meminta pertolongan kepada imam, nyembah kubur, berhaji ke Karbala, dan sebagainya.
📚4) Dalam tauhid rububiyah mereka juga musyrik. Tertulis di dalam kitab-kitab ulama mereka bahwa imam memiliki kendali atas alam semesta, mengetahui perkara ghaib, bahkan Allah menyatu di dalam diri imam (inkarnasi).
📚5) Mereka memiliki benyak sekali penyimpangan di rukun islam dan rukun iman. Seperti keyakinan Allah menurunkan kitab suci kepada imam mereka, keimaman lebih utama daripada kenabian, keyakinan raj'ah (mirip konsep reinkarnasi) dan sebagainya.
📚6) Selain itu muta'akhirin mereka juga menganut Qadariyah di dalam bab qadar mengikuti Mu'tazilah sebagaimana ini termaktub di beberapa kitab ummahat mereka.
📚7) Pengagungan mereka terhadap para imam yang dua belas persis seperti pengagungan bangsa Majusi Persia terhadap raja-raja mereka. Mereka berkeyakinan bahwa darah yang mengalir pada imam adalah suci sehingga mereka menjadi ma'shum. Selain itu mereka juga mengagungkan beberapa tokoh asal Persia dan hari raya mereka.
📚8) Dalam ikatan sosial mereka menganut ibahiyah yang berasal dari agama Majusi Mazdakiyah. Hampir semua penyimpangan seksual ada pada mereka, pokok asasnya adalah mut'ah yang mana lahir darinya kelainan seperti pedofilia, menikahi mahram, hingga hubungan sesama jenis.
📚9) Dalam muamalat bersama non Syi'ah mereka seperti Yahudi yang menganggap bangsa mereka lebih tinggi derajatnya daripada selain mereka. Di agama mereka ada namanya aqidah ath-Thinah, yakni pengikut Syi'ah diciptakan dari tanah khusus sedangkan selain mereka diciptakan dari tanah lain yang lebih hina. Jadi tak heran mereka menghalalkan pembantaian kaum muslimin selain mereka sebagaimana yang sejarah saksikan.
✒️Syaikh al-Qifari sendiri memiliki kitab penting berjudul "Ushul Madzhab asy-Syi'ah al-Imamiyah al-Itsna Asyariyah Ardhun wa Naqdun" yang merupakan risalah doktoral beliau di Universitas Imam Muhammad bin Su'ud dan langsung dibimbing oleh Syaikh Dr. Rasyad Salim yang terkenal mentahqiq karya-karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Melalui kitab beliau ini banyak orang tercerahkan bahkan ada beberapa tokoh Syi'ah yang taubat setelah membacanya wal hamdulillah. Ringkasan dari kitab ini diterbitkan oleh Darul Aqidah-Riyadh baru-baru ini.
https://www.facebook.com/share/v/1BuVEVDA6V/