Membantah syubhat para pemuja Rafidhah (Part 3)
🔎Syubhat ketiga: Kalau Syi'ah bukan Islam kenapa mereka diizinkan melaksanakan ibadah haji-umroh oleh pemerintah Saudi
📝Kita jawab: Ini merupakan logika cacat orang yang tak memahami hakikat sebenarnya namun keras kepala ingin membela idolanya.
📚1) Kalau begitu bilang ke mereka kenapa Saudi tetap buka kuota haji-umroh buat orang-orang Eropa padahal mereka negara kuffar? Dari sini akan ketahuan jawabannya bahwa di negara-negara yang mayoritas non muslim masih ada orang muslim Ahlussunnah yang tinggal di sana, begitu juga dengan negara mayoritas Syi'ah seperti Iran.
📚2) Ini merupakan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah Saudi, bahwa setiap yang memiliki ktp muslim berhak mengunjungi baitullah bagaimana pun kebangsaannya. Agar tidak dikira dunia nantinya kok Saudi ngelarang orang Islam berzirah ke tanah suci. Ini merupakan salah satu trik yang pernah dilakukan pemerintah Iran dengan melarang penduduknya pergi ke tanah suci kemudian buat tuduhan dusta bahwa Saudi melarang mereka ke tanah suci.
📚3) Kita menghukumi seseorang secara zhahir karena kita tidak tahu akidah apa yang ia anut. Aneh-aneh aja kalau pas pendaftaran haji-umroh harus diintropeksi dahulu kamu Syi'ah atau bukan.
📚4) Siapa bilang Iran tidak pernah dilarang haji-umroh? Hal ini pernah terjadi rentang tahun 1987 sampai 1991 akibat kerusuhan yang dilakukan oleh jamaah haji Iran di Makkah. Akhirnya Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan tidak membuka kuota haji buat mereka.
📚5) Kalau antum tinggal di Makkah/Madinah antum akan tahu bahwa jama'ah peziarah Syi'ah itu sangat sedikit. Hal ini bisa dilihat dari pakaian yang mereka gunakan. Saya sering ke Masjid Nabawi ketika melihat sorban khusus Iran saya akan tahu bahwa mereka dari Iran. Nyatanya di agama mereka tidak ada anjuran untuk berkunjung ke Haramain. Justru mengunjungi Karbala dan kuburan para imam itu sudah tercatat sebagai pahala puluhan kali haji-umroh sebagaimana yang termaktub di dalam kitab-kitab ulama mereka.
📚6) Perlu diketahui bahwa peziarah Syi'ah itu sangat problematik. Sudah berapa kali mereka melakukan kerusuhan di tanah suci hingga berakibat tewasnya banyak jama'ah haji. Dari sini kita tahu bahwa mereka datang bukan untuk melaksanakan ibadah melainkan membuat kerusuhan di tanah suci.
📚7) Berikut beberapa catatan kelam peziarah Syi'ah era modern:
🖋Pada tahun 1402 H/1980 M jama'ah haji asal Iran melakukan demontrasi di depan Masjid Nabawi dengan mengangkat suara seraya membawa foto Khumaini.
🖋Pada tahun 1406 H/1986 M, pihak keamanan Arab Saudi berhasil mengamankan bahan peledak yang dibawa jamaah haji Iran saat memasuki Mekah. Total mencapai 95 tas setiap darinya berisikan bahan peledak yang mencapai 51 kg.
🖋Di tahun berikutnya, 1407 H/1987 M, kembali jamaah haji Syiah Iran mengadakan kerusuhan di tanah haram. Mereke berdomonstrasi anti Amerika di tanah suci dan di bulan suci dengan membawa senjata tajam.
🖋Tragedi gas beracun 9 Dzulhijjah tahun 1410 H/1990 M yang dilakukan oleh kelompok Syi'ah Hizbullat Hijaz asal Kuwait saat jama'ah berada di terowongan Mu'aishim. Total 1420 orang tewas belum terhitung yang luka-luka mayoritasnya dari jama'ah Indonesia dan Turki.
🖋Pada tahun 1414 H/1994 M orang-orang Syiah mengadakan pengrusakan di dekat Masjid al-Haram. Mereka juga membunuh beberapa jamaah haji. Mereka adalah orang-orang Syiah dari Kuwait dan satu orang dari Arab Saudi sendiri. Saat itu, Allah bukakan kebusukan yang mereka tutupi dengan istilah toleransi atau persaudaraan Sunni-Syiah, di hadapan jamaah haji dari seluruh dunia.
🖋Tragedi Mina musim haji tahun 1436 H/2015 M akibat jama'ah haji Iran yang tidak menuruti aturan ketertiban, yang berakibat kepada tewasnya 717 orang serta 863 luka-luka.
📷Pict: kejadian 31 Juli 1407 H/1987 M, hasilnya 402 jamaah tewas, 649 terluka serta kerusakan sejumlah fasilitas dan kendaraan, setelah ribuan jamaah Iran yang melakukan demonstrasi mendapat perlawanan fisik dari keamanan Arab Saudi. Akibat dari insiden itu Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, yang akhirnya tidak mengirimkan jamaahnya ke Makkah hingga tahun 1991.
Ustadz muhammad taufiq
https://www.facebook.com/share/17wig437DS/