Selasa, 03 Maret 2026

Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Subuh, Maka Runtuhlah Harinya!

Barangsiapa Menyia-nyiakan Shalat Subuh, Maka Runtuhlah Harinya!

Sebuah fakta pahit dan menyakitkan:

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr —semoga Allah menjaganya— berkata:

​"Barangsiapa yang menyia-nyiakan shalat Subuh, maka dengan menyia-nyiakan shalat tersebut, ia telah meruntuhkan harinya, menyembelih harinya tanpa pisau. Hari di mana pemiliknya tidak melaksanakan shalat Subuh adalah hari yang sia-sia, hari dengan kerugian yang besar bagi pemiliknya; itulah kerugian yang paling parah."

​Sebagian salaf (pendahulu yang saleh) pernah berkata:

​"Harimu itu ibarat untamu; jika engkau memegang bagian awalnya (kepalanya), maka bagian akhirnya akan mengikutimu."


​Maka, barangsiapa yang tidak memegang awal harinya—yaitu shalat Subuh—maka harinya akan hilang sia-sia, dan ia telah merugi dengan kerugian yang nyata.

​Al-’Allamah Ibnul Qayyim —semoga Allah merahmatinya— berkata:

​"Awal hari adalah masa mudanya (hari tersebut), dan akhir hari adalah masa tuanya."


​Barangsiapa yang tumbuh di atas sesuatu, maka ia akan menjadi tua di atas hal tersebut. Jika seseorang terbiasa menyia-nyiakan shalat Subuh, maka ia akan terus menjalani hidupnya dalam keadaan menyia-nyiakannya.