Menurut Syafi'iyyah, makruh shalat di belakang ahli bid'ah. Dalam Tuhfah al-Muhtaj dikatakan:
وَتُكْرَهُ خَلْفَهُ وَهِيَ خَلْفَ مُبْتَدِعٍ لَمْ يَكْفُرْ بِبِدْعَتِهِ أَشَدُّ
"Makruh shalat di belakang orang yang fasiq. Shalat di belakang ahli bid'ah yang tidak sampai kafir, lebih berat lagi kemakruhannya."
Hanya saja, siapa yang dimaksud dengan ahli bid'ah ini menurut Syafi'iyyah, lebih-lebih Syafi'iyyah era mutaakhkhirin, mungkin beda dengan ahli bid'ah yang anda pahami selama ini.
Uman