Senin, 14 September 2026

Beberapa nukilan dari Kitab At-Tabsirah fi Ushul Ad-Din karya Imam Abu Al-Faraj Asy-Syiraziy Al-Hanbali (486 H) tentang akidah Hanabilah di dalam iman serta perbedaan akidah kita dengan mu'tazilah serta Asy'ariyah:

Beberapa nukilan dari Kitab At-Tabsirah fi Ushul Ad-Din karya Imam Abu Al-Faraj Asy-Syiraziy Al-Hanbali (486 H) tentang akidah Hanabilah di dalam iman serta perbedaan akidah kita dengan mu'tazilah serta Asy'ariyah:

Bahwa iman menurut hanabilah adalah ucapan, amalan, dan niat. Dapat bertambah dengan ketaatan dan dapat berkurang dengan maksiat. 

Sedang mu'tazilah dan Asy'ariyah mengatakan bahwa iman adalah keyakinan dengan hati..kalau seandainya ada seseorang meyakini iman dengan hatinya lantas kufur dengan lisannya, hatinya tetap bertauhid, dia meninggalkan seluruh kewajiban, dia melakukan semua dosa-dosa besar sampai mati maka dia tetap dianggap masih beriman sempurna imannya.. 

Catatan: di sini beliau Rahimahullah menyetarakan antara mu'tazilah dengan Asy'ariyah dalam masalah ini. Yang benar bahwa pendapat di atas adalah pendapatnya jumhur Asy'ariyah.

Komentarku: Karena iman itu hanya di hati maka amalan atau ucapan tidak akan berdampak kepada iman seseorang sampai hatinya ingkar atau meyakini apa yg disembah itu punya rububiyah.
Ust abu musa al mizzi