Nasehat Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah pada daurah pembukaan tadi malam:
1) Tidakkah cukup bagimu wahai para penuntut ilmu dengan semua keutamaan ilmu dan ahlinya yang telah disampaikan oleh al-Qur'an dan as-Sunnah? Sehingga engkau terbuai dengan gemerlap dunia lalu meninggalkan amalan yang mulia ini.
Hal ini beliau sampaikan setelah menyebutkan beberapa nash mengenai keutamaan ilmu dan ahlinya.
2) Ketakwaan adalah kunci dimudahkannya ilmu. Karena pada dasarnya kitab yang suci ini butuh kepada hati yang suci, dan cahaya Allah tidak diberikan kepada pelaku maksiat.
3) Semua dalil mengenai keutamaan ilmu menyimpulkan kepada kita satu hal: agar lebih giat dan berjuang lagi dalam menuntut ilmu.
4) Kepergian para ulama merupakan suatu malapetaka. Oleh karena itu disebutkan dalam hadits bahwa ini merupakan salah satu pertanda dekatnya kiamat. Walaupun kiamat tidak ada yang tahu tapi kita punya cara untuk memperbaiki semua ini dengan menyebarkan ilmu di antara generasi sekarang.
5) Ilmu adalah harta karun di dalam dada para ahlinya. Cara membukanya adalah dengan banyak bertanya agar mereka terbuka denganmu kemudian mengajarkanmu ilmu mereka.
6) Ketika menuntut ilmu engkau harus punya dua hal: tekat untuk belajar dan teguh di perjalanan.
7) Dalam bermulazamah dengan seorang guru, lebih baik para murid selesai ketika guru tersebut masih hidup. Karena jika terjadi kesalahan dalam memahami ilmu bisa diperbaiki langsung oleh sang guru.
8) Merupakan suatu kerugian besar ketika antum tamat setelah bersusah payah meniti tangga ilmu, kemudian antum menyibukkan diri dengan dunia sampai kembali lagi menjadi awam dan hanya tau baca tulis saja.
9) Bertemanlah bersama orang-orang yang memiliki himmah tinggi walaupun mereka akan mempersempit zona nyamanmu nantinya, daripada berteman dengan orang-orang pemalas sehingga engkau menghancurkan pondasi ilmu yang selama ini engkau bangun.
10) Pencari dunia mereka akan pergi, sedangkan pencari ilmu mereka akan hidup walaupun sudah mati. Ilmu adalah sebaik-baik perniagaan. Kenapa engkau sibuk dengan perniagaan dunia yang fana ini lalu meninggalkan akhirat yang lebih kekal?
|| Muhadharah pembukaan berjudul "Fadhlul 'Ilmi wa Thullabihi wa Bayanu Fadhlil 'Ulama" dari silsilah daurah ilmiah yang diadakan oleh Kementrian Syu'un Islamiyah wad Da'wah wal Irsyad di Masjid Samahatul Mufti Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh rahimahullah, Universitas Islam Madinah.