Salah satu kitab salaf mutaqaddimin dalam ilmu aqidah. Berisikan perdebatan yang terjadi antara Imam Abdul Aziz al-Kinani, salah seorang murid dekat Imam asy-Syafi'i dengan pentolan Jahmiyah, Bisyr al-Marisi di hadapan Khalifah al-Makmun. Beliau datang dari Makkah menuju Baghdad ketika mendengar ada seorang zindiq yang menyesatkan manusia melalui statement al-Qur'an adalah makhluk.
Munazharah ini menjadi salah satu pondasi ilmu salaf dalam membantah syubhat ahlul bida' dengan dalil aqli dan naqli. Seperti namanya "Haidah", kitab ini berisikan bantahan-bantahan menohok yang menghancurkan qaedah akal mereka. Jadi tak heran para ulama Ahlussunnah sekelas Syaikhul Islam, Imam Ibnul Qayyim dan Imam Ibnu Abil 'Izz banyak menukilkan kitab ini di dalam karya tulis mereka.
Tatkala masih di kampus biru kami mendapatkan tugas meringkas kitab ini di matkul aqidah yang diajarkan oleh Syaikh Dr. Adil as-Subai'i hafizhahullah. MasyaAllah walaupun ini kitab mutaqaddimin namun bahasanya mudah dipahami bahkan bagi pemula seperti kami.
Dari sini jelas kita lihat warisan ilmu Sunnah yang diajarkan oleh Imam asy-Syafi'i kepada murid beliau langsung. Tidak seperti orang-orang yang ngaku ikut Imam asy-Syafi'i namun mengikuti warisan pentolan Jahmiyah Bisyr al- Marisi di atas.