Kisah Sufyan ats-Tsauri:
Imam Sufyan ats-Tsauri—seorang imam ahli hadis pada zamannya dan termasuk generasi Tabi'ut Tabi'in—menikahi seorang wanita ahli ibadah yang zuhud bernama Ummu Hassan al-Kufiyyah.
Dikatakan bahwa Abdullah bin al-Mubarak (seorang imam dan ulama mujtahid) pernah mengunjunginya bersama Sufyan karena mendengar kabar tentang kezuhudan dan kesungguhan ibadahnya. Ketika masuk ke rumahnya, ia tidak melihat apa pun di sana selain selembar tikar.
Sufyan berkata kepadanya: "Jika saja engkau bersurat kepada sebagian pamanmu dari paman-pamanmu, niscaya mereka akan mengubah keadaanmu yang prihatin ini?"
Maka ia menjawab: "Wahai Sufyan, sungguh engkau tadinya begitu besar dalam pandanganku, namun dalam hatiku saat ini engkau terasa sangat kecil! Sesungguhnya aku tidak meminta urusan dunia kepada Zat yang menguasai dan mengaturnya, lantas bagaimana mungkin aku memintanya kepada pihak yang tidak mampu dan tidak menguasai apa-apa atas dunia itu?!"
"Wahai Sufyan... Demi Allah, aku tidak suka jika datang suatu waktu kepadaku di mana aku disibukkan oleh selain Allah Ta'ala."
Maka Sufyan pun menangis. Setelah itu, Sufyan menikahinya karena ketakjubannya pada kezuhudan dan besarnya rasa cinta wanita tersebut kepada Allah.
Pesan / Makna:
Janganlah engkau menemani hati yang dipenuhi oleh dunia, sebab ia tidak akan pernah memperlihatkan kepadamu hakikat kehidupan yang sebenarnya, dan bersamanya engkau tidak akan meraih indahnya cinta kepada Allah serta kelezatan dekat dengan-Nya!