Cara Anda menyeduh kopi dapat mengubah bagaimana kopi memengaruhi tubuh Anda.
Senyawa yang menjadi perhatian utama adalah cafestol, yaitu molekul berlemak yang terdapat dalam minyak kopi. Filter kertas tampaknya dapat menahan sebagian besar cafestol. Sebaliknya, filter berbahan jaring logam dan metode penyeduhan tanpa filter memungkinkan lebih banyak cafestol lolos ke dalam minuman.
Dalam uji klinis acak, konsumsi kopi tanpa filter dikaitkan dengan peningkatan kadar LDL sekitar 5–10 mg/dL. Besarnya kira-kira sebanding dengan menambahkan mentega ke setiap cangkir kopi, atau menghilangkan manfaat sekitar satu dosis rendah statin. Peningkatan sebesar ini cukup untuk menggeser hasil pemeriksaan laboratorium yang semula berada pada kategori “borderline” menjadi “tinggi”.
Sebuah studi observasional selama 20 tahun terhadap 508.747 orang Norwegia menemukan bahwa peminum kopi yang disaring dengan filter memiliki angka kematian karena semua sebab sekitar 15% lebih rendah. Sementara itu, konsumsi kopi tanpa filter secara keseluruhan menunjukkan hasil yang kurang lebih netral, tetapi terdapat sinyal peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada pria berusia di atas 60 tahun.
Karena itu, penggunaan filter kertas dan pilihan tingkat sangrai yang lebih ringan (light roast) mungkin layak dipertimbangkan.
Referensi:
Tverdal, European Journal of Preventive Cardiology, 2020
Cai, European Journal of Clinical Nutrition, 2012
Cornelis & van Dam, Journal of Nutrition, 2020
Urgert, BMJ, 1996
Ludwig, Food & Function, 2014
Orrje, Nutrition, Metabolism and Cardiovascular Diseases, 2025
Rendón, Food Research International, 2017
https://www.facebook.com/share/1BUjTt3xfv/