Minggu, 13 September 2026

Sedangkan di al-Qur'an antum akan dapati kata "امرأة" ta' terikat menggunakan ta' terbuka "امرأت" ketika disandingkan dengan suaminya. Menunjukkan bahwa pernikahan membukakan wanita kepada ketenangan dan kebahagiaan sebagaimana di dalam ayat al-Baqarah: 187.

Orang Barat sampai pada pemakaian bahasa pun mereka masih mendiskriminasi wanita. Lalu mereka koar-koar bahwa Islam menindas hak-hak wanita.

Manusia di dalam Bahasa Inggris adalah "Man". Dan kalimat ini antum dapati dipakai hanya pada laki-laki. Lalu apakah wanita disebut manusia? Tidak. Sebagaimana kata tuntunan mereka, Aristoteles, bahwa wanita sampai secuil pun tidak memiliki manfaat kecuali hanya melahirkan anak dan memenuhi syahwat laki-laki. 

Begitu juga antum akan dapati pada sebagian profesi dalam Bahasa Inggris menggunakan kata "Man", seperti "Chairman", "Fisherman", "Fireman", dll. 

Sedangkan di al-Qur'an antum akan dapati kata "امرأة" ta' terikat menggunakan ta' terbuka "امرأت" ketika disandingkan dengan suaminya. Menunjukkan bahwa pernikahan membukakan wanita kepada ketenangan dan kebahagiaan sebagaimana di dalam ayat al-Baqarah: 187. 

Begitu juga di dalam bahasa fashih, istri dipakai dalam kata "زوج" bukan "زوجة", padahal asalnya itu dipakai untuk suami. Sebagai posisi mulia karena kedua pasangan sama-sama bersatu di atas bahtera pernikahan.
https://www.facebook.com/share/1BubmLkJ1i/